Kabid Propam Polda Papua Kombes Pol Gustav R Urbinas. (Foto: Humas Polda Papua)
Antara

JAYAPURA, iNews.id - Propram Polda Papua memeriksa Komandan Kompi (Danki) D Brimob Wamena berinisial AKP R. Pemeriksaan terkait dengan penyerangan orang tak dikenal (OTK) yang menyebabkan anggotanya, Bripda Diego Rumaropen gugur disertai perampasan dua senjata api organik Polri.

"Pemeriksaan untuk mengetahui ada atau tidaknya penyalahgunaan wewenang oleh AKP R selaku Danki D Brimob Wamena," ujar Kabid Propam Polda Papua Kombes Pol Gustav Urbinas, Senin (20/6/2022).

Selain itu turut diperiksa Brigadir R yang bertugas sebagai pengemudi. Saat ini, Propam Polda Papua bersama Propam Polres Jayawijaya juga akan memeriksa enam anggota Brimob lainnya.

"Pemeriksaan kepada keenam anggota Brimob terkait dengan proses penggunaan persenjataan dan amunisi. Saat ini sedang diinventarisasi senjata api dan amunisi di Kompi D Brimob Wamena," kata mantan Kapolresta Jayapura Kota tersebut.

Ketika ditanya tentang amunisi yang hilang, Urbinas mengaku dua senjata api yang diambil kelompok kriminal bersenjata (KKB)  jenis AK101 berisi peluru hampa dan peluru karet. Kemudian senjata api jenis SSG08 (sniper) berisi satu peluru.

Dari keterangan sementara terungkap, senpi jenis SSG08 awalnya berisi tiga peluru namun dua sudah digunakan untuk menembak sapi.

"Saat ini penyelidikannya terus dikembangkan guna memastikan bentuk pelanggaran yang terjadi, apakah berupa pelanggaran kode etik atau peraturan disiplin Polri, sedangkan pidana umum ditangani Direktorat Reskrimum Polda Papua," ujar Urbinas.

Diketahui, anggota Brimob Polda Papua Bripda Diego gugur diserang OTK di Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (18/6/2022) pukul 17.00 WIT. Dua pucuk senjata api organik Polri juga yang dibawa lari pelaku.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT