Putra terbaik Papua Bripda Diego Fernando Rumaropen, anggota Brimob Polda Papua yang gugur diserang OTK di Jayawijaya. (Foto: Ist)
Chanry Andrew Suripatty, Antara

JAYAPURA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua berduka cita dengan meninggalnya putra daerah Bripda Diego Rumaropen saat bertugas sebagai anggota Brimob di Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya. Dia gugur diserang dua orang tak dikenal (OTK) diduga kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Jery Yudianto mengatakan, almarhum merupakan salah satu putra terbaik Papua.

"Kami (Pemprov Papua) turut berduka cita karena almarhum gugur saat menjalankan tugasnya di kabupaten tersebut," ujarnya, Minggu (19/6/2022).

Menurutnya, Pemprov berharap pihak keamanan bisa segera mengambil langkah tegas sesuai hukum.

"Kami juga berharap masyarakat tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang belum tentu kebenarannya," kata Jery.

Dia pun mendoakan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan dan kesabaran.

"Mari bersama aparat bersinergi menjaga kedamaian di Tanah Papua," katanya lagi.

Sebelumnya Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan, anggota Brimob Bripda Diego Rumaropen dianiaya OTK di Napua, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu (18/6/2022) pukul 17.00 WIT.

Polda telah mengirim anggota Propam ke Wamena untuk memeriksa anggota Brimob terkait meninggalnya Bripda Diego Rumaropen dan hilangnya dua pucuk senjata api organik standar Polri.

Diketahui, sosok Bripda Diego merupakan putra sulung pasangan Zuzan Elisabeth Merani dan Pieter Rumaropen. Sang ayah merupakan pemain Persiwa Wamena dan mantan penyerang Timnas Indonesia di Piala Asia 2011 serta pernah memperkuat Timnas Indonesia U-23 pada SEA Games 2005.

Ibundanya salah satu ASN di lingkungan Pemda Kabupaten Jayawijaya. Sementara nenek Bripda Diego, Sanderina Morin anggota DPRD Jayawijaya.

Bripda Diego menamatkan pendidikan, SD hingga SLTA di Wamena, Jayawijaya. Selanjutnya dia menempuh pendidikan di Kepolisian melalui Program Bintara Otsus dan menyelesaikan pendidikan di Sekolah Polisi Perairan Pondok Dayun Jakarta pada 22 Desember 2021.

Dia mengikuti pendidikan Bintara lanjutan dalam Satua Elite Polri, Brimob. Dia menyelesaikan pendidikan Brimob pada Maret 2022 lalu ditempatkan di Batalyon D Brimob Wamena. 


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT