YAHUKIMO, iNews.id - Dua buronan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang diduga kerap menebar teror di wilayah Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan ditangkap. Penangkapan ini menjadi langkah strategis aparat untuk mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata.
Keduanya yang masuk daftar pencarian orang (DPO) yakni Homi Heluka dan Simak Kipka. Mereka disebut memiliki peran penting dalam sejumlah aksi kekerasan yang meresahkan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Adarma Sinaga, menegaskan operasi terhadap KKB Yahukimo tidak hanya mengedepankan tindakan represif, tetapi juga langkah preventif.
“Penindakan terhadap DPO prioritas ini merupakan bagian dari upaya memutus mata rantai kekerasan dan mempersempit ruang gerak jaringan yang masih aktif,” ujar Adarma, Sabtu (21/2/2026).
Dia berharap penangkapan ini mampu menekan intensitas gangguan keamanan di wilayah Yahukimo.
Berdasarkan hasil penyelidikan, Homi Heluka memiliki catatan panjang dalam berbagai aksi kekerasan di wilayah KKB Yahukimo. Beberapa di antaranya yakni penembakan kepada polisi, TNI hingga warga sipil:
Rekam Jejak Homi Heluka:
- Penembakan anggota Polri di Jalan arah Logpon pada 2022 hingga menyebabkan korban meninggal
- Pembakaran mobil Sat Binmas di Jalan Paradiso pada 28 Januari 2025
- Keterlibatan dalam pembunuhan warga pendulang emas pada April 2025
- Penembakan anggota Kodim Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025
- Penganiayaan berat terhadap warga sipil serta penembakan terhadap warga Suwono pada 12 Februari 2026
Catatan tersebut membuat Homi masuk dalam target prioritas operasi.
Editor : Donald Karouw
Satgas Operasi Damai Cartenz kelompok kriminal bersenjata penembakan KKB Yahukimo Papua Pegunungan
Artikel Terkait