Selain itu, ditemukan juga 14 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter dan delapan butir munisi kaliber 9 milimeter. Aparat turut menyita bendera bintang kejora, uang tunai, serta perlengkapan lainnya. Seluruh barang bukti tersebut kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
TNI menegaskan akan terus meningkatkan intensitas patroli keamanan di wilayah rawan gangguan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk menjaga stabilitas keamanan di Papua Tengah.
Selain itu, penguatan pengamanan diharapkan mampu menciptakan situasi yang kondusif bagi masyarakat. Hal ini juga dinilai penting untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua Tengah.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait