Anggota KKB yang diduga membantai pekerja Jalan Trans Papua Barat di perbatasan Bintuni-Maybrat, dua di antaranya tampak masih anak di bawah umur. (Foto : Chanry AS)
Chanry Andrew Suripatty, Antara

SORONG, iNews.id - Aksi pembantaian sadis dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang mengklaim sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) wilayah Kodap IV Sorong Raya di Jalan Trans Papua Barat rute Teluk Bintuni-Maybrat. Mirisnya dalam foto dan video yang beredar ada anggota KKB yang masih tergolong anak di bawah umur.

Dalam tayangan video pembantaian yang viral di media sosial. Tampak ada anak laki-laki memegang parang dan mengalungkan senjata api rakitan. Bahkan dalam foto-foto yang beredar terlihat jelas ada dua anggota KKB yang masih berusia belia.

Mereka turut memegang senjata api dan parang membentangkan bendera bintang kejora sesuai aksi pembantaian sadis yang menewaskan empat pekerja jalan.

Saat ini, Polda Papua Barat dan Polres Teluk Bintuni masuk mendalami video dan foto pembantaian empat pekerja tersebut. Para korban tewas dibacok dan ada pula yang ditembak.

Mirisnya, mereka dibunuh dalam kondisi tidak melawan dan sudah tak berdaya. Aksi pembunuhan ini bahkan diviralkan para anggota KKB tersebut.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan, Polri masih mendalami video viral di media sosial berisi pembantaian kepada empat warga sipil pekerja jalan Trans Bintuni-Maybrat.

"Saat ini tim Polri dan TNI sedang berangkat menuju TKP guna memastikan kejadian serta melakukan evaluasi. Kami masih menunggu hasilnya dari tim yang berangkat menuju TKP," kata Adam, Jumat (30/9/2022).


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT