Salah satu rumah warga yang dibakar KKB di Beoga, Kabupaten Puncak, Sabtu (17/4/2021). (Foto: Istimewa)
Antara

JAYAPURA, iNews.idPolda Papua membenarkan terjadi penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) yang menewaskan delapan warga sipil di lokasi camp Papuaring Timur Telematika (PTT) jauh dari Beoga, Kabupaten Puncak.

Namun, polisi belum bisa mengetahui kondisi para korban termasuk karyawan yang selamat dari teror penembakan tersebut.

Sebab, jarak antara Beoga dengan lokasi kejadian perkara (TKP) sekitar 15 kilometer dan hanya dapat dijangkau menggunakan helikopter.

"Karena itulah kami belum dapat mengetahui kondisi NS karyawan PTT yang selamat dalam insiden penyerangan yang dilakukan OTK, Rabu (2/3)," kata Direktur Reskrimum Polda Papua, Kombes Pol Faizal Rahmadani, Kamis (3/3/2022).

Dia mengaku masih menghubungi pengelola PTT untuk mengetahui lebih rinci insiden yang dialami karyawannya. "Kami masih melakukan konfirmasi dengan perwakilan PTT yang ada di Timika," kata dia.

Delapan warga sipil tewas ditembak orang tak dikenal (OTK) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. Mereka diserang tiba-tiba oleh OTK saat berada di camp Palaparing Timur Telematika (PTT). 

Data yang dihimpun di Jayapura, Rabu (3/3/2022), mengungkapkan, insiden yang terjadi Selasa (2/3) itu dilaporkan seorang karyawan PTT yang selamat berinisial NS. Saat kejadian, NS tidak berada di camp. 

Namun, saat kembali ke camp, NS melihat rekan-rekannya sudah tewaas. Dia kemudian langsung naik ke CCTV Tower BTS 3 untuk meminta bantuan terkait insiden yang terjadi.

Salah satu karyawan PTT yang berada di Kampung Kago, Distrik Ilaga berinisial A juga melaporkan insiden yang dialami rekan-rekannya di Beoga.

Korban yang meninggal diduga akibat ditembak dan dianiaya OTK itu, berada di Beoga untuk melaksanakan perbaikan Tower Base Transceiver Station (BTS) 3 Telkomsel "CO 53M 756085 9585257" di Distrik Beoga.

Identitas korban yang meninggal adalah Billy, Renal, Bona, Bebi Tabuni, Jamal, Eko, Syahril, dan Pak De.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kol Inf Aqsha Erlangga di Jayapura membenarkan ada insiden penyerangan oleh OTK, sehingga menyebabkan delapan warga sipil meninggal.

“Namun bagaimana kronologisnya masih menunggu laporan lengkap,” kata Kol Inf Aqsha.


Editor : Kastolani Marzuki

BERITA TERKAIT