“Saya seratus persen Muslim, seratus persen Indonesia, dan seratus persen Bugis. Umat beragama lain juga dapat menjadi seratus persen beragama sekaligus seratus persen Indonesia. Jika filosofi ini kita pegang teguh, maka selamat tinggal konflik dan welcome harmoni,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.
Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin menyampaikan bahwa Harmony Award merupakan salah satu kebijakan penting untuk memperkuat ekosistem kerukunan di seluruh Indonesia—sejalan dengan semangat pemerintahan Presiden Prabowo yang menempatkan stabilitas sosial sebagai fondasi pembangunan nasional.
“Harmony Award bukan sekadar simbol, tetapi pengakuan atas kerja nyata Pemda dan FKUB dalam merawat kerukunan. Penghargaan ini sekaligus menjadi dorongan agar mereka terus berinovasi dan memperluas dampak kerukunan hingga ke tingkat paling bawah,” ujar Sekjen.
Diketahui, Harmony Award merupakan penghargaan tahunan Kementerian Agama melalui PKUB kepada pemerintah daerah dan FKUB yang terbukti berprestasi dalam memelihara kerukunan umat beragama. Penghargaan ini dirancang sebagai instrumen untuk memperkuat persatuan, toleransi, dan stabilitas sosial keagamaan di Indonesia.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Mimika menegaskan posisinya sebagai daerah yang mampu menjaga harmoni di tengah keberagaman, sebuah prestasi penting di tengah dinamika sosial Papua.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait