Ilustrasi pelaku penimbun BBM solar bersubsidi ditangkap Polda Papua Barat.(iNews.id)
Antara

SORONG, iNews.id - Polda Papua Barat menangkap seorang pria yang diduga selewengkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi. Pelaku beroperasi di Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan, tempat kejadian perkara penyelundupan di Jalan Trikora Maripi. Dari tangan pelaku, polisi menemukan 36 jeriken berisi solar yang totalnya sebanyak 1.260 liter.

Selain itu, polisi mengamankan satu unit mobil dumptruck PB 9778 M, Daihatsu taff berwarna biru dongker PB 1235 S dan barang bukti lainnya.

"Kendaraan dan selang tersebut diduga kuat sebagai barang bukti alat untuk operasi di SPBU membeli minyak bersubsidi guna ditampung," ujarnya, Jumat (15/4/2022).

Perbuatan pelaku diduga melanggar Pasal 40 angka 9 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, perubahan atas Pasal 55 UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Sebelumnya, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing menegaskan penanganan kasus ini akan terus ditelusuri hingga ada tersangka lainnya. 

"Terkait dugaan apakah solar subsidi digunakan untuk kegiatan pertambangan ilegal, penyidik masih terus melakukan pendalaman, namun tidak menutup kemungkinan informasi tersebut bisa benar," katanya.

Apabila dari hasil pendalaman memang benar BBM subsidi tersebut dipakai untuk kegiatan pertambangan ilegal di Kabupaten Pegunungan Arfak dan Waserawi, Polda Papua Barat akan memproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

"Ditkrimsus Polda Papua Barat Juga Akan terus melakukan razia penimbun minyak jenis solar, bila ada masyarakat yang mengetahui bisa langsung melaporkan ke nomor pengaduan 110 atau ke Ditkrimsus Polda Papua Barat agar tidak ada lagi penimbun solar subsidi di Papua Barat," ucapnya.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT