Dia menambahkan korban tertembak dalam serangan mendadak tersebut.
“Praka Satria Taopan terkena tembakan peluru musuh dan meninggal dunia dalam menjalankan tugas negara,” katanya.
Komandan Kodim 1604/Kupang, Kolonel Infanteri Kadek Abriawan, menegaskan bahwa Praka Satria adalah salah satu putra terbaik yang dimiliki oleh institusi TNI. Dedikasinya dalam menjaga kedaulatan NKRI di wilayah rawan konflik patut mendapatkan penghormatan tertinggi.
“Almarhum adalah prajurit terbaik kami. Ia telah melaksanakan tugas negara dengan maksimal dan penuh dedikasi. Atas pengabdiannya, TNI akan memakamkan almarhum secara kedinasan militer,” ujar Kolonel Infanteri Kadek Abriawan.
Dandim juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan kepergian almarhum.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat, dan mari kita bersama-sama menguatkan orang tua serta keluarga almarhum,” ucapnya.
Rencananya, prosesi pemakaman akan dilangsungkan pada Minggu (11/1/2026) di Taman Makam Pahlawan (TMP) Darmaloka, Kota Kupang, sebagai penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian luar biasa almarhum.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait