MIMIKA, iNews.id – Warga mengikuti Karnaval Nusantara dan Profesi dalam rangka memperingati HUT ke-50 Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kegiatan tersebut dinilai menjadi salah satu upaya menyediakan aktivitas positif bagi anak muda di tengah ancaman minuman keras dan narkotika.
Karnaval digelar pada Selasa (18/8/2026) dengan melibatkan 35 kelompok peserta. Sekitar 60 persen peserta merupakan perwakilan satuan pendidikan mulai dari pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah atas.
Peserta menyusuri rute karnaval hingga berakhir di Lapangan Kompi Senapan A Yonif 754/ENK. Selain menjadi bagian dari perayaan ulang tahun Mapurujaya, kegiatan tersebut juga memperkenalkan sejarah dan keberagaman masyarakat kepada generasi muda.
Anggota DPRK Mimika dari Partai Perindo Rampeani Rachman menginisiasi kegiatan tersebut bersama komunitas Anak-anak Lahir Besar Mapurujaya (Labema).
Menurutnya, aktivitas seperti karnaval diperlukan untuk memberi anak-anak dan remaja ruang berkegiatan yang jauh dari pengaruh lingkungan negatif.
“Saat ini banyak sekali pengaruh negatif seperti narkoba, apalagi di Mimika Timur lebih kepada minuman keras. Karena itu, kita membuat kegiatan positif supaya memori anak muda lebih banyak merekam hal positif daripada yang negatif,” kata Rampeani dalam keteranganya, Rabu (19/8/26).
Keterlibatan pelajar juga diarahkan untuk mengenalkan sejarah Mapurujaya. Wilayah tersebut tercatat sebagai kota tertua di Kabupaten Mimika dan pernah menjadi pusat pelayanan pemerintahan daerah.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait