109 Pasien Covid-19 Dirawat di Mimika, Mayoritas Alami Gejala Ringan

Antara · Senin, 18 Mei 2020 - 13:08 WIT
109 Pasien Covid-19 Dirawat di Mimika, Mayoritas Alami Gejala Ringan
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Mimika Reynold Ubra. (Foto: Antara)

TIMIKA, iNews.id - Pasien Covid-19 di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, saat ini berjumlah 109 orang. Dari seluruh pasien yang dirawat di rumah sakit atau menjalani isolasi di fasilitas karantina, mayoritas hanya mengalami gejala sakit ringan.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Mimika Reynold Ubra, sebagian besar pasien yang dirawat di rumah-rumah sakit maupun di shelter atau tempat penampungan, dalam kondisi baik atau dalam kategori gejala ringan. Hanya satu sampai dua persen dari 109 pasien Covid-19 yang membutuhkan penanganan intensif.

"Yang membutuhkan penanganan intensif paling hanya satu sampai dua persen. Artinya, mereka harus dibantu dengan ventilator atau dirawat di ruangan ICU," kata Reynold di Timika, Senin (18/5/2020).

Meski demikian, Reynold meminta warga tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covi-19 sesuai anjuran pemerintah. Jaga jarak, tidak keluar rumah kecuali ada keperluan, dan kenakan masker saat berada di luar rumah. Selain itu, dia meminta warga menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Jumlah kumulatif pasien Covid-19 di Kabupaten Mimika sejak 29 Maret sampai 17 Mei 2020 sebanyak 150 orang. Sebanyak 38 di antaranya sudah dinyatakan sembuh.

Reynold mengatakan, jumlah pasien yang sembuh dari corona menunjukkan peningkatan dan diyakini akan terus bertambah. Kesembuhan ini didukung oleh para tenaga medis dan masyarakat.

"Ini menunjukkan adanya dukungan luar biasa dari masyarakat kepada tim medis yang ada di rumah-rumah sakit yang telah bekerja sangat serius menangani para pasien yang sedang dalam perawatan," katanya.

Saat ini, di Mimika ada tiga rumah sakit yang menangani pasien Covid-19, yakni RSUD Mimika, Rumah Sakit Tembagapura, dan RSMM.
​​​​​​​
Sejauh ini, RS Tembagapura dinilai sangat cepat dalam penanganan pasien Covid-19 dengan jumlah pasien sembuh tertinggi. Namun, pelayanan di dua rumah sakit lain juga dinilai cepat.

"Bagaimana efektivitas pengobatan yang dilakukan turut dipengaruhi juga oleh ada tidaknya penyakit penyerta pada pasien itu sebelum terinfeksi Covid-19," katanya.

Reynold juga menambahkan, tidak ada pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 di Mimika dalam satu bulan terakhir. Pada awal April, ada tiga pasien corona yang meninggal dunia.

"Persentase pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Mimika turun menjadi dua persen dari sebelumnya sempat mencapai sembilan persen," katanya.


Editor : Maria Christina