2 Oknum Anggota TNI AU yang Viral Injak Kepala Pemuda di Merauke Papua Ditahan

Faieq Hidayat ยท Selasa, 27 Juli 2021 - 22:55:00 WIT
2 Oknum Anggota TNI AU yang Viral Injak Kepala Pemuda di Merauke Papua Ditahan
Tangkapan layar video viral dua oknum TNI AU melakukan kekerasan kepada warga di Merauke, Papua.

JAKARTA, iNews.id - TNI AU telah menahan dua oknum anggota Pomau Lanud Merauke, Papua, yang melakukan kekerasan dan menginjak kepala seorang pemuda, warga setempat. Serda D dan Prada V kini menanti hukuman atas aksi mereka setelah proses penyidikan.

Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang B mengatakan, dua oknum anggota Pomau itu dalam penanganan petugas Lanud Merauke. Keduanya dalam pengawasan Komandan Lanud Merauke.    

"Proses penyidikan sedang dilakukan oleh Pomau Lanud Merauke. TNI AU tidak segan-segan menghukum sesuai tingkat kesalahannya," kata Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang B dalam siaran persnya, Selasa (27/7/2021).

TNI AU juga menyampaikan permintaan maaf atas aksi dua oknum prajuritnya yang menjadi viral di media sosial. Dua oknum anggota Pomau Lanud Johanes Abraham Dimara di Merauke, Papua itu melakukan kekerasan dan menginjak kepala seorang pemuda tunarungu.

"Menyikapi insiden salah paham antara oknum dua anggota Pomau Lanud Merauke dan warga di sebuah warung makan, di Merauke, Senin (27/7/2021), TNI AU menyatakan penyesalan dan permohonan maaf," kata Kadispenau.

Dia menjelaskan, insiden itu diawali oleh keributan seorang warga yang diduga mabuk dengan pemilik warung. Keributan itu melibatkan dua anggota Pomau yang bermaksud melerai.

Sebelumnya diberitakan, video aksi dua oknum prajurit TNI AU yang melakukan aksi kekerasan terhadap seorang warga Merauke, viral di media sosial. Netizen pun menyayangkan aksi keduanya yang dinilai arogan.

Peristiwa ini disebutkan terjadi di Jalan Raya Mandala, Merauke, Provinsi Papua, Senin  (26/7/2021). Dalam video awalnya terlihat pemuda yang diduga tunawicara dan tunarungu mencoba berkomunikasi dengan seseorang di warung penjual bubur ngapak di pinggir jalan, depan toko Fajar. 

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: