4 Hari Pencarian Prada Yotam Belum Buahkan Hasil, Diharap Bisa Kembali Bertugas Lagi

Antara ยท Senin, 20 Desember 2021 - 15:25:00 WIT
4 Hari Pencarian Prada Yotam Belum Buahkan Hasil, Diharap Bisa Kembali Bertugas Lagi
Prada Yotam yang melarikan diri dari tugas. (Foto: Istimewa).

JAYAPURA, iNews.id - Kodam Cenderawasih sudah berupaya untuk mencari Prada Yotam yang diduga melarikan diri atau Kelana Yudha dari tugasnya. Pihak TNI berharap oknum prajurit ini bisa kembali ke satuannya dan bertugas kembali.

Kapendam Cenderawasih, Kolonel Inf Aqsha Erlangga menyebut, foto yang beredar ini merupakan oknum atas nama Prada Yotam. Dia sudah melarikan diri dari Satuan Kompi C Yonif 756/WMS Kabupaten Keerom, Papua.

"Saat ini masih dalam proses pencarian selama empat hari terakhir," kata Kolonel Aqsha di Kota Jayapura, Papua, Senin (20/12/2021).

Prada Yotam Bugiangge merupakan putra daerah asli orang Papua yang lahir 24 Mei 1999 di Gunia, Suku Nduga Papua, Kabupaten Nduga, Papua. Kejadian ini berawal dari oknum prajurit ini sedang melaksanakan tugas bersama rekan-rekannya yang lain.

"Saat persiapan tugas jaga, tiba-tiba Prada Yotam Bugiangge berjalan menuju arah belakang tempat jaga sambil menelepon seseorang. Kemudian menjelang proses serah terima Prada Yotam tidak hadir sehingga dilakukan pencarian," katanya.

Pencarian Prada Yotam dimulai dari dalam asrama hingga lingkungan sekitarnya dan hanya menemukan pakaian dan sepatu yang dipakai Prada Yotam di semak-semak belakang asrama.

Kemudian, kata Kapendam, pencarian dilanjutkan dengan menghubungi kerabat dan keluarga Prada Yotam. Prajurit TNI kemudian berkoordinasi dengan satuan tugas yang lain di sekitar lokasi Prada Yotam diduga melarikan diri.

Dia menyebutkan dalam pencarian telah disebar foto Prada Yotam Bugiangge untuk memudahkan proses pencarian. Namun sampai saat ini masih belum ditemukan. Harapannya Prada Yotam dapat segera kembali ke Kesatuan untuk bertugas kembali.

"Saya memohon doa seluruh masyarakat semoga Prada Yotam dapat segera ditemukan dan apabila ada informasi tentang yang bersangkutan dapat melaporkan kepada kesatuan TNI terdekat," katanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Bagikan Artikel: