Cerita Danrem 172/PWY Bekerja 14 Tahun di Papua Bersama Letjen Herman Asaribab

Antara ยท Kamis, 17 Desember 2020 - 15:17:00 WIT
Cerita Danrem 172/PWY Bekerja 14 Tahun di Papua Bersama Letjen Herman Asaribab
Danrem 172/PWY Jayapura Brigjen TNI Izak Pangemanan. (Foto: Pendam XVII Cenderawasih)

JAYAPURA, iNews.id - Kematian Wakil Kepala Staf TNI AD (Wakasad) Letjen TNI Herman Asaribab meninggalkan duka mendalam bagi banyak orang, terutama di tubuh TNI. Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Jayapura Brigjen TNI Izak Pangemanan bahkan mengenang kembali saat bekerja selama 14 tahun di Papua bersama Letjen TNI Herman Asaribab.

"Saya bekerja bersama beliau khususnya di Papua ini sejak tahun 2006 hingga sekarang kurang lebih 14 tahun," kata Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan di Jayapura, Kamis (17/12/2020).

Izak mengatakan, selama belasan tahun itu, banyak hal yang diserapnya dan dia implementasikan dalam melaksanakan tugas, khususnya di tanah Papua.

Danrem Izak menyebut Letjen TNI Herman Asaribab semasa hidupnya sebagai sosok pemimpin yang patut dijadikan panutan bagi generasi pemimpin selanjutnya. Letjen TNI Herman Asaribab juga merupakan salah satu putra terbaik dari Papua dan juga sosok pemimpin yang lengkap.

"Almarhum Letjen Herman Asaribab bisa menjadi seorang komandan, sebagai seorang bapak, sebagai teman dan juga sebagai guru. Kami para perwira yang dipimpinnya banyak belajar bagaimana seharusnya menjadi pemimpin, khususnya di Papua," katanya.

Izak mengungkapkan, almarhum terakhir menulis buku berjudul "Membangun Papua Dengan Hati". Buku itu dinilai berisi pemikiran yang sangat penting dari Letjen Herman Asaribab terkait masalah di Papua.

"Ini adalah suatu pemikiran dan terobosan dalam kebutuhan penanganan masalah di Papua yang belum selesai hingga kini," ujarnya.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2