Ditunjuk Langsung Presiden Jadi KSAD, Jenderal Ini Lewati 3 Seniornya

Riezky Maulana ยท Kamis, 16 September 2021 - 14:06:00 WIT
Ditunjuk Langsung Presiden Jadi KSAD, Jenderal Ini Lewati 3 Seniornya
KSAD Jenderal TNI Rudini saat kunjungan kerja ke Amerika Serikat pada 1984. (Foto: Catalog Archives).

JAKARTA, iNews.id - Regenerasi pucuk pimpinan TNI AD selalu menyita perhatian publik. Ini pula yang terjadi pada tahun 1983 saat pergantian jabatan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).

Ketika itu, sejumlah nama beredar dan disebut-sebut punya kans kuat untuk menjabat sebagai KSAD baru. Mereka yakni tiga jenderal senior dengan karier militer cemerlang yang punya peluang besar untuk menggantikan KSAD Jenderal Poniman.

Ketiga nama jenderal tersebut yakni Wiyogo Atmodarminto, Soesilo Sudarman dan Himawan Soesanto.

Menhankam/Pangab Jenderal M Jusuf dalam buku biografi berjudul “Jenderal M Jusuf: Panglima Para Prajurit” yang ditulis Atmadji Sumarkidjo menyebutkan, semula dia ingin penerus Poniman berasal dari perwira terbaik lulusan Akademi Militer Nasional (AMN) Yogyakarta.

Dari tiga nama yang muncul, Himawan Soesanto cukup kuat terdengar. Maklum, jenderal tempur asal Jawa Timur ini punya reputasi mentereng.

Saat berpangkat mayor, Himawan memimpin Batalyon 330/Kujang dari Kodam Siliwangi yang diterjunkan ke Sulawesi Selatan. Himawan dan pasukannya berhasil menghancurkan kekuatan pemberontak Andi Selle di Pinrang.

Dia pula yang turut menyelamatkan nyawa M Jusuf dari berondongan tembakan anak buah Andi Selle di Pinrang, Sulawesi Selatan. Jusuf yang saat itu Pangdam Hasanuddin nyaris direnggut maut usai perundingan damai dengan Selle gagal dan berujung baku tembak.

Namun faktanya, tiga jenderal tersebut tak satu pun melaju sebagai orang nomor satu TNI AD. Justru yang terpilih orang termuda dari tiga jenderal itu, tetapi menempuh pendidikan militer di Breda, Belanda.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: