Ditunjuk Langsung Presiden Jadi KSAD, Jenderal Ini Lewati 3 Seniornya

Riezky Maulana · Kamis, 16 September 2021 - 14:06:00 WIT
Ditunjuk Langsung Presiden Jadi KSAD, Jenderal Ini Lewati 3 Seniornya
KSAD Jenderal TNI Rudini saat kunjungan kerja ke Amerika Serikat pada 1984. (Foto: Catalog Archives).

Sosok tersebut tak lain Mayjen Rudini yang saat itu menjabat Pangkostrad. Jadilah jenderal kelahiran Malang itu menjabat KSAD periode 1983-1986.

Menurut Jusuf, nama Rudini keluar langsung dari mulut Presiden Soeharto. Tugasnya hanya memanggil mantan Komandan Batalyon 401/Banteng Raiders itu untuk menghadap ke rumahnya di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat.

Rudini saat itu benar-benar tak tahu untuk apa dia dipanggil Panglima. Dia pun berdebar menunggu perintah Jenderal Jusuf. Betapa terkejutnya ketika diberitahu telah ditunjuk sebagai Kasad.

“Kamu nanti menggantikan Poniman sebagai Kasad. Pelantikan oleh Presiden akan dilakukan dua hari lagi di Isana Negara,” kata Jusuf sebagaimana terdapat dalam buku tersebut dikutip Kamis (16/9/2021).

Di tengah rasa terkejut dan tidak percaya, Rudini menjawab singkat.

“Siap, Pak,” kata dia.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam buku biografinya berjudul “Kepemimpinan Militer: Catatan dari Pengalaman Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto” mengisahkan, rencana pergantian Poniman sebelumnya juga didengar Ibu Negara, Tien Soeharto.

Dalam sebuah makan malam di Jalan Cendana, Bu Tien berharap Pangdam Udayana Mayjen Dading Kalbuadi yang akan menjabat Kasad. Dia mengutarakan hal itu kepada Pak Harto.

“Itu lho Pak, sing apik iku (yang bagus itu) Pangdam Bali Pak Dading. Tinggi, gagah dan ganteng Pak. Cocok itu, sebaiknya dia yang jadi Kasad Pak,” kata Bu Tien, ditirukan Prabowo. Makan malam keluarga itu memang hanya tiga orang. Pak Harto, Bu Tien dan Prabowo.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: