Kapolda Papua Minta Ditreskrimsus Tangkap Penyebar Hoaks Gubernur Lukas Enembe Meninggal
JAYAPURA, iNews.id - Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri meminta jajarannya dalam hal ini Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) untuk mengejar dan menangkap pelaku penyebar informasi palsu atau hoaks Gubernur Papua Lukas Eenembe meninggal dunia.
Selain Gubernur Papua, kabar hoaks juga menerpa Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano.
"Saya sudah meminta anggota krimsus menyelidiki siapa yang menjadi penyebar berita tidak benar atau hoaks baik terhadap Gubernur Papua, Wali Kota Jayapura maupun pejabat lainnya," kata Fakhiri di Jayapura, Rabu (26/5/2021).
Fakhiri juga memastikan akan mengetahui informasi yang berkaitan dengan kondisi Gubernur Papua karena keberadaan ajudannya.
"Bila ada sesuatu dengan Gubernur Papua, pasti ajudannya yang anggota Polda Papua yakni Ipda Nur melaporkannya," kata dia.
Juru Bicara Gubernur Papua, Muhammad Rifai Darus memastikan berita tentang Gubernur Papua, Lukas Enembe meninggal dunia tidak benar.
Saat ini Gubernur Lukas Enembe masih menjalani pengobatan di Singapura.
"Gubernur saat ini sedang menjalani masa perawatan dan pengobatan di Singapura. Saya mengajak seluruh masyarakat Papua terus mendoakan pemimpin kita agar kembali pulih dan menjalankan aktifitasnya kembali sebagai kepala daerah," kata Rifai.
Pemerintah Provinsi Papua, kata Rifai, akan terus mengumpulkan data terkait informasi tersebut dan akan segera melaporkannya ke polisi.
Kabar hoaks Gubernur Papua Lukas Enembe meninggal beredar luas melalui SMS dalam beberapa hari terakhir. Kabar tersebut membuat resah warga Papua.
Editor: Kastolani Marzuki