Kecelakaan Speedboat di Mamberamo Raya, 1 Korban Ditemukan Tewas dan 1 Masih Dicari

Chanry Andrew Suripatty ยท Sabtu, 25 Juli 2020 - 20:47 WIT
Kecelakaan Speedboat di Mamberamo Raya, 1 Korban Ditemukan Tewas dan 1 Masih Dicari
Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian satu korban kecelakaan sepddboat di perairan Kabupaten Mamberamo Raya, Provinsi Papua, Sabtu (25/7/2020). (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

WARTAS, iNews.idTim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban kecelakaan laut speedboat tenggelam di perairan Kabupaten Mamberamo Raya, Provinsi Papua, hingga Sabtu (25/7/2020). Tim kembali menemukan seorang penumpang dalam keadaan meninggal dunia.

“Kami berhasil menemukan satu lagi korban tadi siang. Korban perempuan dewasa ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Kapolsek Waropen Atas Ipda Elton Jack Rumbiak, Sabtu (25/7/2020).

Korban diketahui bernama Neli Waimbo. Atas permintaan keluarga, tim SAR gabungan yang dipimpin Kapolsek Waropen Atas Ipda Elton Jack Rumbiak bersama anggota langsung mengantar jenazah korban ke kampung halamannya di Desa Randawaya.

Ipda Elton mengatakan, kecelakaan laut itu terjadi pada Selasa (21/7/2020), sekitar jam 11.00 WIT. Speedboat berpenumpang 11 orang yang terdiri atas delapan penumpang laki-laki dewasa, 2 penumpang perempuan dewasa dan satu orang penumpang balita, berangkat dari Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen. Mereka hendak ke Desa Gesa Baru, Distrik Benuki, Kabupaten Mamberamo Raya.

“Dari informasi yang saya dapatkan, pada jam 14.00 WIT, rombongan mengalami kecelakaan,” ujar Ipda Elton.

Salah satu korban berusaha berenang ke pesisir pantai mulai jam 14.10 WIT dan berhasil tiba di daratan jam 20.00 WIT. Korban bernama Brigpol Lambert Fonataba (33), Kapospol Benuki Polres Mamberamo Raya melaporkan kejadian yang mereka alami ke Polsek Waropen Atas, Rabu (22/7/2020) pagi.

“Laporannya saya terima dari salah satu korban selamat di Kantor Polsek Waropen Atas jam 07.00 WIT. Setelah mendapat laporan itu, saya memimpin tim bergeser ke TKP untuk penyisiran,” kata Ipda Elton.

Dari informasi yang diterima Kapolsek Waropen atas, saat kejadian, enam penumpang termasuk pelapor, berhasil menyelamatkan diri dengan cara berenang hingga mencapai daratan di bibir Pantai Sorabi. Mereka yakni, Karel Fonataba, Riana Naudetom, Geis Kayoi, Saul Karubaba dan Muayai. Sementara lima orang lainnya hilang.

Pada hari itu juga, Tim SAR gabungan dipimpin Kapolsek Waropen Atas kembali melakukan pencarian dan penyelamatan terhadap para korban yang hilang. Tim berhasil menemukan satu korban dalam keadaan selamat.

“Selanjutnya pada Kamis (23/7/2020), tim kembali mencari para korban dan berhasil menemukan dua penumpang dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.

Hari ini, tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban dalam keadaan meninggal dunia. Dengan penemuan korban ini, maka tim SAR masih melanjutkan pencarian satu korban lagi, seorang balita.

“Kami masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap satu korban, yakni balita yang hingga saat ini masih hilang. Kami mohon doa masyarakat agar korban segera dapat ditemukan,” ujar Ipda Elton John.

Dia mengatakan, dalam operasi pencarian para korban, tim terkendala dengan cuaca di perairan yamg berubah-ubah. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat tim pencairan untuk menemukan seluruh korban.

“Cuaca di laut dan di sungai memang kerap berubah-ubah, tapi tidak menyurutkan semangat kami untuk mencari dan menyelamatkan seluruh korban. Jiwa raga kami demi kemanusiaan,” katanya.


Editor : Maria Christina