Keluarga Korban Penembakan di Wamena Tuntut Denda Adat ke Polisi Rp4 M dan 30 Babi

Antara ยท Selasa, 26 Oktober 2021 - 18:16:00 WIT
Keluarga Korban Penembakan di Wamena Tuntut Denda Adat ke Polisi Rp4 M dan 30 Babi
Kapolres Jayawijaya AKBP Muh Safei. (ANTARA/Marius F Yewun)

WAMENA, iNews.id - Keluarga korban penembakan menuntut denda adat kepada anggota Polres Jayawijaya sebesar Rp4 miliar ditambah 30 babi. Hal ini menyusul penembakan yang menyebabkan seorang warga sipil meninggal dunia di Wamena beberapa waktu lalu.

Kapolres Jayawijaya AKBP Muh Safei mengatakan, mereka meminta waktu satu bulan untuk menyiapkan tuntutan denda dari keluarga.

"Karena Polres sebagai orang yang dituntut, kami minta waktu satu bulan untuk konsolidasi menyiapkan apa yang harus kita siapkan. Keluarga minta Rp4 miliar dan 30 ternak (babi)," ujarnya, Senin (25/10/2021).

Setelah dilakukan persiapan terkait tuntutan tersebut, polisi akan memanggil lagi pihak keluarga untuk bernegosiasi terkait kemampuan menyanggupi tuntutan.

"Pelaku di sini oknum anggota dan gajinya tidak masuk akal kalau dibilang Rp4 miliar sehingga nanti kami Polres Jayawijaya, yang menjembatani," katanya.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: