Ketua KPU dan Bawaslu Yalimo Tolak Putusan MK, Pilih Mundur karena Takut Terjadi Kerusuhan

Antara · Senin, 05 Juli 2021 - 20:12:00 WIT
Ketua KPU dan Bawaslu Yalimo Tolak Putusan MK, Pilih Mundur karena Takut Terjadi Kerusuhan
Ketua KPU Yalimo Yehemia Walianggen (kiri). (Foto: Antara)

Pada tahapan pemilihan bupati pertama dan PSU pertama di dua distrik, penyelenggara menghadapi situasi yang berat. Namun, mereka berupaya menyukseskan semua proses hingga berhasil. Akhirnya, muncul putusan MK untuk dilakukan PSU lagi.

"Meskipun putusan MK bersifat final dan mengikat, kami pada prinsipnya tidak bisa memaksakan karena kondisi yang dialami di daerah sangat sulit. Kami penyelenggara diancam habis-habisan. Kami merasa kemarin itu sudah sukses, tetapi semua dibatalkan," katanya.

Dirinya khawatir jika putusan MK itu dilaksanakan maka bukan saja berdampak seperti perusakan atau pembakaran fasilitas pemerintah. Putusan itu juga bisa berimbas pada kekerasan fisik kepada masyarakat Yalimo.

"Saya tidak mau mengawasi tahapan ini (PSU kedua kali). Sebab, atas putusan MK kemarin masyarakat secara spontan melakukan perusakan, pembakaran fasilitas pemerintah daerah. Jangan lagi PSU ini nanti berimbas pada kekerasan fisik pada masyarakat lain," katanya

Editor : Maria Christina

Bagikan Artikel: