KPK Hitung-hitungan Risiko Jemput Paksa Lukas Enembe ke Papua

Antara ยท Selasa, 04 Oktober 2022 - 12:22:00 WIT
KPK Hitung-hitungan Risiko Jemput Paksa Lukas Enembe ke Papua
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata memperhitungkan risiko apabila pihanya melakukan upaya jemput paksa terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memutuskan untuk menjemput paksa Lukas Enembe ke rumah pribadinya di Papua. KPK mengaku masih memperhitungkan risiko apabila upaya jemput paksa terhadap gubernur Papua itu dilakukan.

"Kami juga harus melakukan kalkulasi tentang risiko yang mungkin timbul kalau misalnya ada pengambilan secara paksa efek sesudahnya, ya, kami harus perhatikan. Hal itu tentu bukan persoalan sulit untuk mengambil paksa dengan mengerahkan segala kekuatan. Akan tetapi, itu tadi ada risiko yang tentu harus kami hitung di sana," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (4/9/2022).

Alex, sapaan akrabnya, mengatakan pihaknya terus melakukan pendekatan secara persuasif agar Lukas Enembe kooperatif memenuhi panggilan penyidik.

Mantan hakim adhoc itu juga menyatakan KPK tetap menghargai kondisi kesehatan Lukas Enembe. Dia menyatakan KPK tak akan memaksakan pemeriksaan terhadap Lukas Enembe jika kondisi kesehatannya tak memungkinkan.

"Itu kami sampaikan, baik lewat penasihat hukumnya maupun lewat Kapolda dan Pangdam kemarin supaya dilakukan secara persuasif," kata Alex.

Sebelumnya, KPK telah memanggil Lukas Enembe untuk diperiksa sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (26/9/2022). Namun, dia tidak memenuhi panggilan dengan alasan masih sakit.

Editor : Rizky Agustian

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: