Kronologi Pencurian Dana Desa di Mimika, Dirampas saat Makan Siang

Nathan Making, Antara ยท Jumat, 12 Juni 2020 - 12:40 WIT
Kronologi Pencurian Dana Desa di Mimika, Dirampas saat Makan Siang
Kasat Reskrim Polres Mimika AKP M Burhanudin Yusuf Hanafi. (Foto: Antara).

TIMIKA, iNews.id - Pencurian uang Rp250 juta yang merupakan dana desa milik Kampung Tagalarama, Kabupaten Mimika, Papua, diduga berlangsung saat korban sedang makan siang. Modus pelaku dengan pura-pura bertanya identitas seseorang.

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP M Burhanudin Yusuf Hanafi mengatakan, kejadiannya bermula saat tiga orang korban, kepala kampung, Petrus K dan stafnya Heri W baru saja mencairkan dana desa senilai Rp574 juta di Bank Papua.

"Uang tersebut dimasukkan dalam dua tas, masing-masing tas berisi uang tunai Rp250 juta dan Rp324 juta," kata AKP Burhanuddin di Kota Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Jumat (12/6/2020).

Usai mencairkan uang tersebut, Petrus dan Heri menumpang mobil rental yang dikemudikan Ramadhan. Keduanya bersama sopir, mampir makan siang di kawasan Jalan Sam Ratulangi.

"Dari pengakuan saksi, mereka tiba sekitar pukul 11.00 WIT di rumah makan untuk makan siang. Lalu datang dua orang berpura-pura menanyakan kepada korban apakah mengenal seseorang sambil menunjukkan foto orang tersebut," ujar dia.

Korban menduga saat itulah salah satu tas berisi uang tunai Rp250 juta dicuri oleh para pelaku. Ciri-ciri pelaku, kata dia, kurus tinggi, mengenakan helm warna putih dan memiliki tato sebelah kiri dan menggunakan motor matic putih.

Sedangkan pelaku lainnya yang menunjukkan foto seseorang kepada korban mengenakan celana panjang, berbadan gemuk dan mengenakan jaket.

Hanafi mengatakan di lokasi rumah makan Jalan Sam Ratulangi Timika itu tidak terdapat CCTV untuk membantu mengidentifikasi kedua orang yang diduga pelaku pencurian.

"Kami sudah memerintahkan anggota untuk mencari data pendukung lainnya di lapangan. Kami akan berupaya maksimal meskipun dengan data-data yang sangat minim," katanya.

Dana Desa yang dicairkan oleh Kepala Kampung Tagalarama bersama stafnya dari Bank Papua itu rencananya akan dibagikan kepada warga di tengah wabah pandemi Covid-19 dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal