get app
inews
Aa Text
Read Next : Kunjungi Manokwari, Wapres Gibran Disambut Tarian Adat Papua

Lahir dari Keluarga Miskin, Pria Papua Ini Sukses Punya 10 Perusahaan

Jumat, 18 November 2022 - 16:42:00 WIT
Lahir dari Keluarga Miskin, Pria Papua Ini Sukses Punya 10 Perusahaan
Bahlil Lahadalia pengusaha sukses asal Fakfak, Papua Barat yang kini menjabat Menteri Investasi Indonesia. (Foto : YouTube)

Kemudian, dia mendirikan perusahaan perdagangan kayu. Modalnya berasal dari gaji dan uang pesangon. Perusahaan pertama gagal dan dia pun bangkrut.

Memasuki tahun 2000, usahanya mulai bangkit setelah beberapa kali mencoba. Pada 2003, dia mendaftar sebagai anggota Hipmi. Bisnis Bahlil kemudian terus melambung melalui bendera PT Rifa Capital.

Induk perusahaan ini memiliki 10 anak usaha yang tersebar di berbagai sektor mulai dari tambang hingga konstruksi.

Di Papua, perusahaannya terlibat dalam pembangunan jalan Trans Papua sepanjang 300 km dan proyek pelabuhan penumpang dan peti kemas di Fakfak. Selain itu, Rifa lewat anak usahanya juga memiliki tambang batu bara di Fakfak dan nikel di Halmahera.

Nama Bahlil melambung saat menjadi Ketua Umum Hipmi pada 2015. Saat Musyawarah Nasional (Munas) ke-16 Hipmi yang dihadiri Presiden Jokowi, Bahlil sempat menyinggung soal menteri.

Jokowi akhirnya menunjuk Bahlil sebagai Kepala BKPM. Dia dibebani target investasi yang cukup tinggi oleh Presiden. Salah satu ceritanya yang terkenal yaitu menyelesaikan proyek-proyek mangkrak.

Sejak menjabat Oktober 2019, Bahlil mengklaim menuntaskan investasi mangkrak senilai Rp517,6 triliun. Berdasarkan hitung-hitungannya, jumlah itu setara 73 persen dari total investasi yang mangkrak yang mencapai Rp708 triliun. Dia pun merefleksikan perjalanan kariernya dari Banda hingga Jakarta menjadi pejabat.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut