MUI Minta Umat Muslim Papua Barat Patuhi Anjuran Penanganan Covid-19

Antara ยท Jumat, 22 Mei 2020 - 08:55 WIB
MUI Minta Umat Muslim Papua Barat Patuhi Anjuran Penanganan Covid-19
Salat Id berjemaah di lapangan. (Foto: Antara).

MANOKWARI, iNews.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta umat Muslim di Papua Barat mematuhi anjuran ulil amri atau pemerintah dalam penanganan virus corona. Begitu juga arahan mengenai Salat Idul Fitri 1441 Hijriah nanti.

Ketua MUI Papua Barat, Ahmad Nautsrau mengatakan, pemerintah sudah mengeluarkan anjuran terkait pelaksanaan Salat Idul Fitri (Id) di area zona merah, kuning dan hijau Covid-19 Papua Barat. Arahan tersebut sebaiknya jadi pedoman umat Muslim untuk beribadah berjemaah.

"Ketaatan terhadap Ulil Amri ini cukup penting dalam menekan penularan Covid-19. Patuhi saja anjuran presiden, gubernur, bupati dan wali kota," kata Nautsrau di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Jumat (22/5/2020).

Ada tujuh zona merah di Papua Barat yaitu Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Raja Ampat, Teluk Bintuni, Manokwari, Manokwari Selatan dan Fakfak. Umat Muslim di tujuh daerah ini diimbau menggelar salat di rumah masing-masing.

"Sedangkan di zona kuning dan hijau ibadah Salat Id berjamaah bisa dilaksanakan, namun wajib dikoordinasikan dengan pemerintah daerah dan gugus tugas Covid-19 serta menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

Pada zona tersebut, kata dia, setiap jemaah akan menjalani pemeriksaan suhu tubuh. Warga yang suhu tubuhnya tidak normal akan diminta untuk kembali pulang, tidak diizinkan ikut salat berjemaah.

Saat ini Indonesia dan sebagian besar negara di dunia sedang menghadapi masalah sulit pandemi. Salat Id di rumah tidak mengurangi pahala dan kebaikan, karena ada ikhtiar memutus mata rantai virus corona.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal