Oknum TNI AD Penembak Adik Ipar saat Pesta Pernikahan Ditahan Pomdam Kasuari

Chanry Andrew Suripatty ยท Minggu, 05 Juni 2022 - 18:03:00 WIT
Oknum TNI AD Penembak Adik Ipar saat Pesta Pernikahan Ditahan Pomdam Kasuari
Oknum anggota TNI AD penembak adik ipar hingga tewas saat resepsi pernikahan ditahan Pomdam Kasuari.(Foto: ist. )

MANOKWARI, iNews.id - Kodam Kasuari bertindak cepat menangani kasus penembakan maut yang dilakukan oknum anggota TNI AD saat resepsi pernikahan di Kampung Aimasi, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Sabtu (4/6/2022) malam. Pelaku yakni Sertu Aloisius Fesiliano Tulung Johanda (AFTJ) sudah ditahan petugas di Pomdam Kasuari.

Kapendam Kasuari, Kolonel Arah Hendra Pasireron mengatakan, pelaku langsung diamankan Pomdam Kasuari untuk diproses secara hukum. 

"Ya betul, ada kejadian seperti yang sudah rekan-rekan ketahui. Untuk pelaku berinisial AFTJ sudah langsung diamankan oleh pihak Pomdam Kasuari. Proses hukum terhadap yang bersangkutan masih terus berlangsung,” kata Pasireron, Minggu (5/6/2022). 

Kapendam mengatakan, terkait proses hukum yang sedang berlangsung, pelaku akan dikenakan proses hukum Militer. 

"Kan masih diperiksa ya, kita lihat perkembangan dari proses pemeriksaan itu. Jika terbukti melakukan pelanggaran-pelanggaran pasti otomatis akan ditindak sesuai hukum. Ya proses hukum Militer. Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi juga sudah dilakukan," ujar mantan Dandim Sarmi tersebut. 

Terkait jumlah korban, menurut Kapendam, dari data yang didapat masih sesuai laporan awal yakni dua korban, satu korban meninggal dunia yakni RIB yang merupakan adik ipar pelaku. 

RIB mengalami luka tembak pada bagian dada kiri. Sedangkan Sertu Bayu mengalami luka tembak pada bagian perut sebelah kiri. Korban saat ini telah di evakuasi ke RSAL Manokwari untuk mendapatkan perawatan intensif. 

Diketahui, resepsi pernikahan yang semestinya berlangsung bahagia berujung duka menyusul kasus penembakan anggta TNI AD, Sertu Aloisius Fesiliano terhadap adik iparnya hingga tewas. 

Peristiwa memilukan itu terjadi di Kampung Aimasi, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Sabtu (4/6/2022) sekitar pukul 23.45 WIT.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: