Pandemi Covid-19, RSMM Timika Prioritaskan Pelayanan Warga 7 Suku

Antara ยท Senin, 01 Juni 2020 - 14:11 WIT
Pandemi Covid-19, RSMM Timika Prioritaskan Pelayanan Warga 7 Suku
Ketua Badan Pengurus YCTP DR Leonardus Tumuka menerima sumbangan APD dan bahan medis habis pakai dari YPMAK yang diserahkan oleh Wakil Direktur YPMAK, Ihfa Karupukaro. (Foto: Antara/YPMAK)

TIMIKA, iNews.id - Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) memprioritaskan pelayanan kesehatan selama pandemi Covid-19 kepada masyarakat lokal di Kabupaten Mimika, khususnya warga tujuh suku. Namun, rumah sakit yang dikelola oleh Yayasan Caritas Timika Papua (YCTP) itu juga melayani masyarakat lainnya.

"Tentu RSMM lebih fokus menangani pasien dari kalangan masyarakat tujuh suku, tapi juga pasien lain di luar itu tetap ditangani dengan maksimal," kata Ketua Badan Pengurus YCTP DR Leonardus Tumuka Leonardus di Timika, Senin (1/6/2020).

Dia mengatakan, sejak pandemi virus corona, RSMM telah mengambil peran untuk ikut menanggulangi wabah itu di Kabupaten Mimika. RSMM merawat, mengobati, dan mengisolasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Begitu juga orang-orang yang ditetapkan dalam status sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Dampak Covid-19 yang semakin meluas di Kabupaten Mimika saat ini membuat RSMM tentu harus mengambil peran untuk ikut bersama-sama pemerintah menanggulangi. Kami memaksimalkan semua potensi yang ada," katanya.

Dia mengatakan, RSMM juga mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak dalam menanngani pasien Covid-19, mulai dari pribadi-pribadi, partai politik, pemerintah daerah, yayasan dan pihak donatur lainnya. Pihaknya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah menyumbang Alat Pelindung Diri (APD) dan sarana prasarana kesehatan lain untuk digunakan para tim medis RSMM Timika.

"Akhir-akhir ini kami mendapat banyak support, termasuk dari Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK). Bantuan itu tentu sangat membantu RSMM untuk lebih maksimal dalam melayani para pasien yang dirawat," ujarnya.

Dia mengatakan, pada Kamis (28/5/2020), RSMM Timika menerima bantuan APD dan bahan medis habis pakai tahap pertama yang merupakan sumbangan dari YPMAK dan PT Freeport Indonesia.

Wakil Direktur YPMAK Ihfa Karupukaro mengatakan, YPMAK selaku lembaga yang mengelola dana kemitraan dari PT Freeport Indonesia untuk pemberdayaan masyarakat lokal tujuh suku di Kabupaten Mimika terus mendukung upaya penanganan wabah Covid-19 di wilayah itu.

"YPMAK akan terus membantu dan mendukung upaya penanganan dan pengendalian Covid-19. Tidak saja melalui bantuan APD dan bahan medis habis pakai, tetapi juga dana termasuk bahan makanan kepada masyarakat yang terdampak," kata Ihfa.

Adapun bantuan APD dan bahan medis habis pakai tahap pertama yang telah diserahkan ke RSMM Timika sebanyak 23 item. Pengiriman bantuan masih terkendala transportasi udara lantaran ada pembatasan penerbangan ke Timika.

"Kami sangat percaya dengan RSMM Timika karena sejak awal memang dibangun untuk memberikan pelayanan kesehatan secara khusus kepada masyarakat tujuh suku di Kabupaten Mimika. Ketika ada masyarakat yang sakit apapun, tidak ada tempat lain yang mereka tuju, pasti menuju ke Caritas," katanya.

Ihfa berharap bantuan yang diberikan dapat dipergunakan sebaik-baiknya untuk mendukung kerja tim medis RSMM dalam memberikan pelayanan kepada para pasien.


Editor : Maria Christina