Kasus Covid-19 di Papua, Pasien Positif Tertinggi di Jayapura

Antara ยท Senin, 01 Juni 2020 - 06:09:00 WIT
Kasus Covid-19 di Papua, Pasien Positif Tertinggi di Jayapura
Sebaran kasus positif virus corona di Kota Jayapura. (Foto: Antara)

JAYAPURA, iNews.id - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Papua menyatakan Kota Jayapura saat ini tertinggi jumlah kasus positif terinfeksi virus corona yakni mencapai 355 orang. Tingginya kasus setelah jumlah warga yang terjangkit terus mengalami kenaikan termasuk tambahan pada Minggu malam ada enam orang.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Papua, dr Silwanus Sumule mengatakan, posisi kedua adalah Kabupaten Mimika dengan 272 orang positif COVID-19, 174 dirawat, 93 sembuh dan lima orang meninggal.

Secara keseluruhan saat ini jumlah positif Covid-19 di Papua tercatat 815 kasus. Dari jumlah itu, 584 orang dirawat dan 219 orang dinyatakan sembuh, sedangkan yang meninggal bertambah satu orang di Timika yang meninggal Jumat (29/5/2020).

"Kami baru menerima konfirmasi bila almarhum positif Covid-19," kata Sumule.

Dia menjelaskan, tingginya kasus ini secara epidemiologi karena gencarnya Tim Gugus Tugas dan Dinas Kesehatan Kota Jayapura dalam melakukan skrining dan Rapid Test di wilayah yang padat dan dicurigai sebagai tempat penyebaran seperti Hamadi dan Entrop.

"Tetapi penyebabnya adalah transmisi lokal. Kenapa ada transmisi lokal di Papua? Karena masyarakat kurang disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan," katanya.

Di satu sisi, menurut dia, setelah dikaji, di Kota Jayapura terlambat melakukan penutupan bandara dan pelabuhan. Virus ini sudah terlanjur masuk yang tidak ketahui dan masyarakat tak disiplin memicu cepatnya virus ini.

Sementara itu, jumlah PDP tercatat 772 orang dan ODP sebanyak 2.916 orang, serta jumlah sampel yang diperiksa sebanyak 5.040 PCR.

Pasien CoviD-19 di Papua tersebar di 14 kabupaten dan kota yakni Kota dan Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, Biak Numfor, Nabire, Keerom, Merauke, Boven Digul, Jayawijaya, Sarmi, Mamberamo Tengah, Supiori, Waropen dan Kepulauan Yapen.

Editor : Kastolani Marzuki