Pangdam Perintahkan Pasukan TNI Tangkap KKB Lamek Taplo Hidup ataupun Mati

Andi Mohammad Ikhbal ยท Jumat, 17 September 2021 - 22:19:00 WIT
Pangdam Perintahkan Pasukan TNI Tangkap KKB Lamek Taplo Hidup ataupun Mati
Koopsgab TNI Papua berhasil mengevakuasi 9 dari 11 tenaga kesehatan yang bertugas di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. (Foto: Puspenad)

JAKARTA, iNews.id – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono memerintahkan prajurit TNI yang berada di Distrik Kiwirok Kompleks, Pegunungan Bintang untuk mengejar dan menangkap KKB pimpinan Lamek Taplo hidup ataupun mati.

Perintah Pangdam Cenderawasih itu diungkapkan Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Bambang Trisnohadi dalam konferensi pers terkait evakuasi Sembilan tenaga kesehatan (nakes) yang selamat dari upaya pembunuhan KKB Lamek Taplo di Distrik Kiwirok.

“Pangdam memberikan perintah agar personel TNI melaksanakan pengejaran dan penangkapan baik hidup ataupun mati terhadap para pelaku yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut,” kata Kasdam, Jumat (17/9/2021).

Dia menegaskan, saat ini Kodam XVII/Cenderawasih telah mengirimkan tambahan pasukan untuk melaksanakan pengamanaan serta pengejaran terhadap KST di wilayah Distrik Kiwirok dan sekitarnya.

Koopsgab TNI Papua berhasil mengevakuasi 9 dari 11 tenaga kesehatan yang bertugas di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang dan satu anggota TNI korban penembakan KKB di Lapangan Frans Kaisepo Makodam XVII/Cenderawasih, Jayapura.

“Pada sortie pertama ini kita berhasil mengevakuasi 10 orang terdiri atas 1 prajurit TNI yang mengalami luka tembak dan 9 tenaga kesehatan, yaitu 1 dokter, 3 perawat wanita dan 5 mantri,” ungkap Kasdam XVII/Cenderawasih.

Kasdam menuturkan, satu korban atas nama Suster Gabriella Meilani yang ditemukan meninggal dunia juga segera dievakuasi dari Distrik Kiwirok.

“Jurang yang terjal serta cuaca buruk  membuat evakuasi para nakes dan jenazah Suster Gabriella Meilani mengalami penundaan yang seyogianya dilaksanakan kemarin, sehingga proses evakuasi 10 orang baru dapat dilaksanakan hari ini,” kata Kasdam.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: