Pasien di Sorong Ketahuan Positif setelah Dilakukan Operasi Tanpa Protokol Covid-19

Chanry Andrew Suripatty, Antara ยท Sabtu, 13 Juni 2020 - 07:00 WIB
Pasien di Sorong Ketahuan Positif setelah Dilakukan Operasi Tanpa Protokol Covid-19
Penanganan pasien virus corona di Papua. (Foto: Antara).

SORONG, iNews.id - RSUD Sele be Solu Sorong, Papua Barat, sementara tidak menerima pasien rawat inap. Sebagian ruangan juga ditutup untuk sterilisasi, karena seorang pasien umum yang menjalani perawatan positif Covid-19.

Ruangan pelayanan di RSUD Sele be Solu Sorong yang ditutup sementara yakni Instalasi Gawat Darurat (IGD), Ruang Ponek, Ruang Perinatologi, Ruang Operasi atau OK, dan Ruang ICU.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Ruddy Rudolf Lakku, membenarkan adanya pembatasan pelayanan RSUD Sele be Solu. Hal ini karena akan dilakukan penyemprotan desinfektan untuk sterilisasi.

"Informasi dari direktur rumah sakit bahwa beberapa waktu yang lalu mereka melayani pasien positif Covid-19 tanpa protokol kesehatan," ujar dia di Kota Sorong, Papua Barat, Jumat (13/6/2020).

Menurut dia, pasien umum tersebut masuk ke rumah sakit tanpa menunjukkan gejala dan tidak reaktif rapid test. Petugas medis pun melakukan operasi terhadap pasien, namun karena timbul gejala pascaoperasi, baru dilakukan tes swab.

"Dari hasil tes swab, laboratorium menyatakan pasien positif Covid-19," ujar dia.

Karena itu, kata dia, beberapa ruangan termasuk ruang operasi yang disinggahi oleh pasien ditutup sementara. Langkah ini dilakukan agar wabah virus corona tak sampai menyebar ke pasien lain.

Selama proses sterilisasi ini, rumah sakit tidak melayani pasien baru rawat inap. Namun, pasien rawat inap yang telah ada tetap dilayani seperti biasa, begitu juga pasien rawat jalan.

"Tidak hanya melakukan sterilisasi pada ruangan, tim medis yang melayani pasien tersebut juga dilakukan pemeriksaan uji usap Covid-19 guna kenyamanan pelayanan bagi masyarakat," kata dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal