Pasien Positif di Jayapura Mengaku Lebih Senang Isolasi Mandiri Ketimbang di Rumah Sakit

Antara ยท Minggu, 05 Juli 2020 - 10:15 WIB
Pasien Positif di Jayapura Mengaku Lebih Senang Isolasi Mandiri Ketimbang di Rumah Sakit
Karantina OTG di BPSDM Kotaraja Jayapura. (Foto: Antara).

JAYAPURA, iNews.id - Ratusan warga terpapar Covid-19 di Kota Jayapura, Papua, terpaksa menjalani karantina di rumah masing-masing. Mereka pun mengaku lebih senang menjalani isolasi mandiri ketimbang di rumah sakit.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jayapura, Rustan Saru mengatakan, datanya ada 298 warga yang menjalani isolasi mandiri akibat tempat penampungan untuk pasien positif sudah penuh.

"Namun kami bekerja sama dengan Babinsa dan RT/RW serta puskesmas terdekat terus memantau kondisi kesehatan mereka," kata Rustan yang juga Wakil Wali Kota Jayapura ini, Sabtu (4/7/2020).

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Papua, Robby Kayeme, membenarkan kondisi tersebut. Meski begitu mereka terus dimonitor dan diberikan obat-obatan untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.

"Walaupun dirawat di rumah namun kesehatan mereka tetap dipantau," kata Kayame.

Menurut dia, warga yang menjalani karantina akibat terpapar virus corona itu bahkan merasa lebih senang tetap berada di rumah ketimbang di rumah sakit.

Sebelumnya tujuh rumah sakit yang menjadi tempat perawatan pasien Covid-19 sudah penuh, begitu juga hotel yang dipakai sebagai tempat perawatan alternatif.

Sedangkan diklat BPSDM milik Pemprov Papua hanya menampung warga yang reaktif. Sebagian besar yang melakukan karantina mandiri adalah pedagang asal Pasar Youtefa.

Jumlah warga positif COVID-19 di Papua tercatat 1.937 orang, dirawat 991 orang, 926 orang sembuh dan 20 orang meninggal.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal