Pemda Diduga Abai, Perawat PNS di Papua Barat Meninggal karena Sakit

Chanry Andrew Suripatty ยท Minggu, 23 Juni 2019 - 15:02:00 WIT
Pemda Diduga Abai, Perawat PNS di Papua Barat Meninggal karena Sakit
Proses evakuasi jasad Patra Marina Jauhari dari Kampung Oya Distrik Naikere. (Foto: iNews/Andrew Chanry).

WASIOR, iNews.id - Seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang berprofesi sebagai perawat di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, ditemukan meninggal dunia. Korban diduga wafat karena sakit, dan diabaikan pemerintah daerah (pemda).

Korban, Patra Marina Jauhari, merupakan warga asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang sudah 10 tahun mengabdikan dirinya di pedalaman Papua Barat, tepatnya di Kampung Oya, Distrik Naikere, Teluk Wondama.

"Dia sudah sakit sekitar dua pekan terakhir. Katanya suka sakit kepala, muntah-muntah dan dehidrasi," kata seorang warga di Kampung Oya, Tadius Mufara, kepada wartawan, Minggu (23/6/2019).

Beberapa warga yang diutus masyarakat setempat sebelumnya sudah menuju pusat kota untuk mendatangi Dinas Kesehatan Teluk Wondama. Mereka ingin ada bantuan terhadap Patra yang kondisi terus memburuk.

"Tapi tidak ada tindak lanjut untuk menjemputnya, sampai akhirnya diketahui sudah meninggal dunia," ujarnya.

Patra meninggal dunia sejak Selasa (18/6/2019), namun jenazahnya baru ditemukan pada Jumat (21/6/2019) lalu. Kondisi jasad perawat di kampung pedalaman Papua Barat tersebut sudah mengeluarkan bau tak sedap.

Jenazahnya kemudian diberangkatkan ke Wasior dengan helikopter. Karena kampung di lokasi Patra mengabdi terbilang sulit ditempuh kendaraan. Sedangkan berjalan kaki membutuhkan waktu sekitar tiga hari.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Follow Berita iNewsPapua di Google News

Bagikan Artikel: