get app
inews
Aa Text
Read Next : 3 Korban Serangan Brutal OPM di Papua Tengah, 2 Prajurit TNI 1 Karyawan Freeport

Polri Kirim Pasukan Brimob ke Papua Tengah usai Bripda Juve Gugur Diserang OPM

Minggu, 05 April 2026 - 11:05:00 WIT
Polri Kirim Pasukan Brimob ke Papua Tengah usai Bripda Juve Gugur Diserang OPM
Ilustrasi Personel Brimob dikerahkan ke Papua Tengah untuk menjaga keamanan. (Foto: Dok.iNews)

JAKARTA, iNews.idMabes Polri bergerak cepat merespons eskalasi gangguan keamanan di wilayah Indonesia Timur. Ratusan personel gabungan, mulai dari pasukan Brimob hingga tim investigasi Bareskrim, dikerahkan untuk memperkuat pengamanan di Provinsi Papua Tengah dan Maluku Utara. 

Langkah ini diambil menyusul pecahnya bentrok antardesa di Halmahera Tengah serta gugurnya seorang personel Polri akibat penganiayaan berat di Kabupaten Dogiyai. 

Polri menerjunkan tim khusus dengan pembagian tugas spesifik untuk menormalkan situasi kamtibmas di dua wilayah tersebut. 

Di Papua Tengah, total 148 personel gabungan yang diterjunkan. Mereka terdiri atas 100 personel Brimob, 10 personel Intelkam (BIK), dan 20 personel Bareskrim untuk pengejaran pelaku kekerasan. 

Sedangkan di Maluku Utara, tim dari Divpropam (12 personel) dan Itwasum dikerahkan untuk memastikan penanganan konflik berjalan sesuai prosedur. 

Selain itu, tim pendukung terdiri atas puluhan personel Divpropam dan Itwasum disebar ke kedua wilayah untuk pengawasan internal.

"Polri telah mengambil langkah cepat dengan mengerahkan personel tambahan. Kami berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan merespons cepat setiap dinamika di lapangan," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Sabtu (5/4/2026). 

Pengerahan pasukan ke Maluku Utara dipicu oleh konflik horizontal antara warga Desa Bobane Jaya dan Desa Sibenpopo di Kabupaten Halmahera Tengah. Bentrokan yang bermula dari kasus dugaan pembunuhan ini meluas hingga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan pembakaran fasilitas umum serta tempat ibadah. 

Meskipun situasi dilaporkan mulai kondusif pada Jumat sore, personel tambahan tetap dikirim untuk memastikan tidak ada aksi balasan dan mempercepat proses hukum terhadap para pelaku. 

Sementara itu, penguatan di Papua Tengah dilakukan menyusul peristiwa tragis yang menimpa Bripda Juventus Edowai di Kabupaten Dogiyai. Anggota Polri tersebut meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan berat oleh Orang Tak Dikenal (OTK).

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut