Revolver yang Dijual Oknum Polisi Ternyata Sempat Hilang saat Konflik Ambon

Antara · Rabu, 24 Februari 2021 - 14:50:00 WIT
Revolver yang Dijual Oknum Polisi Ternyata Sempat Hilang saat Konflik Ambon
Jumpa pers kasus jual beli senjata api anggota polisi kepada KKB Papua. (Foto: Antara).

JAYAPURA, iNews.id - Senjata api jenis revolver yang dijual oknum anggota polisi diduga milik anggota yang hilang saat kerusuhan Ambon di Asrama Polisi Tantui. Namun barang tersebut ternyata dipegang oleh oknum berinisial MRA.

Kapolresta Pulau Ambon dan PP Lease, Kombes Pol Leo SN Simatupang mengatakan, senjata revolver ini sebetulnya milik anggota yang hilang saat kerusuhan Ambon 1999-2004 lalu.

"Dari nomor register pistol revolver tersebut diketahui ternyata merupakan aset yang hilang ketika terjadi konflik beberapa tahun lalu," kata Kapolresta Kombes Pol Leo, Rabu (24/2/2021).

Ketika itu, Asrama Polisi Tantui Ambon ikut terbakar dan sejumlah senjata api dinyatakan hilang. Salah satunya revolver yang didapati anggota Polres Bintuni dari tersangka berinisial WT.

Dari keterangan sementara, WT mendapati revolver ini dari tangan anggota Polresta Ambon berinisial MRA. Jadi oknum tersebut menjual kepada seorang perantara berinisial SN seharga Rp4 juta, baru dibeli kepada WT.

"Senjata ini tidak dijual secara langsung kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua Barat, tetapi kepada seorang warga sipil sebagai perantara," ujarnya.

Sebelumnya polisi mendapati dua anggota Polda Maluku diduga menjual senjata api kepada KKB. Kasus ini juga melibatkan oknum prajurit TNI dan warga sipil.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal