get app
inews
Aa Text
Read Next : Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang dan Demo Protes Tunjangan, Ini Respons MA

Ricuh! Massa Demo Bawa Babi ke Polresta Sorong Berujung Nyaris Bentrok dengan Polisi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 14:37:00 WIT
Ricuh! Massa Demo Bawa Babi ke Polresta Sorong Berujung Nyaris Bentrok dengan Polisi
Aksi massa bawa babi ke Mapolresta Sorong Kota ricuh saat warga menuntut penangguhan penahanan tersangka dugaan korupsi, Jumat (9/1/2026). (Foto: iNews Jayapura)

SORONG, iNews.id – Aksi massa pendemo membawa babi ke Polresta Sorong Kota berujung ricuh dan nyaris memicu baku hantam antara warga dan polisi, Jumat (9/1/2026). Unjuk rasa ini dilakukan kerabat tersangka dugaan korupsi yang menuntut keadilan dan transparansi penanganan perkara di Polresta Sorong Kota.

Dalam demo tersebut, warga membawa seekor babi hidup dan meletakkannya di halaman markas kepolisian sebagai simbol ritual adat. Tindakan itu dinilai melanggar ketertiban dan keamanan sehingga aparat langsung mengambil langkah tegas.

Sejak awal, massa datang dengan tujuan bertemu Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Amry Siahaan untuk menyampaikan permohonan penangguhan penahanan terhadap tersangka berinisial IWK. Tersangka diketahui terjerat kasus dugaan korupsi pengadaan pakaian dinas dan atribut anggota DPR Provinsi Papua Barat Daya.

Namun, kekecewaan muncul karena massa tidak dapat bertemu langsung dengan Kapolresta. Situasi memanas saat massa tetap memaksa membawa babi ke area Mapolresta Sorong Kota.

Petugas Polresta Sorong Kota meminta massa segera memindahkan hewan tersebut keluar dari area markas. Penolakan sebagian massa memicu adu mulut yang nyaris berujung bentrokan fisik.

Kabag Ops bersama sejumlah perwira turun langsung ke lokasi untuk menenangkan massa dan mencegah konflik meluas. Aparat menegaskan aksi massa bawa babi ke Mapolresta Sorong Kota tidak dibenarkan karena mengganggu keamanan lingkungan kepolisian.

“Kita tidak membela koruptor, sama sekali tidak. Kita hanya membela anak kami, adik kami. Dia hanya kasih pinjam CV, dikasih Rp20 juta, lalu ditahan di sini,” ujar salah satu kerabat tersangka IWK dikutip dari iNews Jayapura, Sabtu (10/1/2026).

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut