Sengketa Pilkada Nabire, Anton Toni Mote Dilantik sebagai Penjabat Bupati

Antara · Selasa, 30 Maret 2021 - 10:38:00 WIT
Sengketa Pilkada Nabire, Anton Toni Mote Dilantik sebagai Penjabat Bupati
Wagub Papua Klemen Tinal mengambil sumpah janji dan melantik Anton Mote sebagai Penjabat Bupati Nabire di Gedung Negara Jayapura. (Foto: ANTARA)

JAYAPURA, iNews.id - Anton Toni Mote resmi dilantik sebagai Penjabat Bupati Nabire. Pelantikan ini untuk mengisi kekosongan jabatan kepala daerah karena ada sengketa Pilkada Serentak 2020 pada wilayah tersebut.

Pengambilan sumpah janji Penjabat Bupati Nabire dipimpin Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal di Gedung Negara Jayapura, Senin (29/3/2021).

Wagub mengatakan, penjabat yang baru dilantik sudah paham hanya akan menjalankan tugas selama sebulan. Namun dia akan menjabat seperti kepala daerah pada umumnya.

"Untuk itu, kami minta bagaimana menyukseskan pilkada, yaitu pemungutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Nabire," katanya.

Menurutnya, penjabat bupati juga diminta untuk berkoordinasi dengan baik kepada semua pihak. Dalam hal ini khususnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

"Meski KPU itu independen, namun koordinasi penting terkait data dan lain sebagainya," kata Klemen.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2