Terlibat Kasus Asusila dan Desersi, 6 Anggota Polda Papua Dipecat

Antara ยท Rabu, 18 April 2018 - 01:28 WIT
Terlibat Kasus Asusila dan Desersi, 6 Anggota Polda Papua Dipecat
Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli. (Foto: Okezone)

JAYAPURA, iNews.id – Kepolisian Daerah (Polda) Papua melangsungkan upacara pecat tidak dengan hormat (PTDH) atas enam anggota bintaranya, Selasa (17/4/2018). Pemecatan anggota Polri itu terkait pelanggaran yang mereka lakukan, yakni desersi dan perbuatan asusila.

Upacara pemecatan terhadap enam anggota Polri tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Kapolda Papua, Brigjen Pol Jacobus Marjuki. Dia mengawali dengan membuka baju dinas Polri milik anggota yang dipecat. Rangkaian upacara itu berlangsung di lapangan Mapolda Papua di Jayapura.

Informasinya, keenam anggota Polri yang dipecat karena desersi atau meninggalkan tugas tanpa alasan yakni Brigpol PS, Brigpol SH, Bripda AA, dan Bripda SH. Sementara yang dipecat karena kasus asusila yakni Bripda OF dan Bripda FY.

Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli dalam sambutan tertulisnya, yang dibacakan Brigjen Pol Marjuki mengatakan, Polri terus melakukan pembenahan hingga mencapai "stripe for excellence".

Untuk mencapai hal itu, tantangan terbesar yang dihadapi adalah merubah budaya buruk yang selama ini melekat, yaitu korupsi, kolusi, konspirasi dan nepotisme. Sebagai "leading sector" gerakan revolusi mental dan penggerak tertib sosial di ruang publik, maka Biro SDM diminta lebih intensif melaksanakan pembinaan personil.

"Bila ada anggota yang bermasalah namun masih bisa dibina maka lakukan bimbingan dan konseling psikologi sebagai wujud perhatian kepada personil dan institusi," kata Irjen Pol Boy Rafli.


Editor : Donald Karouw