TPNPB-OPM Klaim Duduki SD di Maybrat, Adang Rombongan Bupati hingga Tembak Intelijen TNI

Chandry Andrew Suripatty ยท Minggu, 18 September 2022 - 21:36:00 WIT
TPNPB-OPM Klaim Duduki SD di Maybrat, Adang Rombongan Bupati hingga Tembak Intelijen TNI
TPNPB-OPM mengeklaim telah menduduki dan mengibarkan bendera Bintang Kejora di sebuah SD di Kabupaten Maybrat, Sabtu (17/9/2022). (Foto: Istimewa)

MAYBRAT, iNews.id - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengeklaim telah menduduki sebuah SD di wilayah Kampung Kisor, Kabupaten Maybrat, sejak Sabtu (17/9/2022). Tak hanya itu TPNPB-OPM juga telah mengibarkan bendera Bintang Fajar atau Bintang Kejora di sekolah tersebut. 

Dalam siaran pers, Yansen Arnoldus Kocu yang mengaku berpangkat Mayor dan bertindak sebagai Komandan Operasi TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya mengatakan aksi dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap kunjungan Penjabat Bupati Maybrat Bernhard E. Rondonuwu bersama TNI untuk membuka aktivitas SD di wilayah Kampung Kisor. 

"Ini wilayah perang TPNPB-OPM dengan TNI-Polri, jadi tidak boleh ada yang masuk lakukan aktivitas baik aktivitas sekolah maupun aktivitas pembangunan di wilayah ini," ungkap Arnoldus Yansen, Minggu (18/9/2022).

Pihak TPNPB wilayah Kodap IV Sorong Raya bahkan mengeklaim telah mengadang rombongan Pj Bupati Maybrat dan menembak mati seorang warga Indonesia yang merupakan intelijen TNI. 

"Kami tadi pagi lakukan pengadangan kepada rombongan Pj Bupati dan mengeluarkan tembakan, kami juga telah menembak mati seorang agen mata-mata (intelijen TNI) Indonesia. Ini karena Penjabat Bupati bawa masuk militer Indonesia (TNI) yang datang ke Kampung Kisor untuk paksakan buka sekolah di situ. Padahal ini adalah wilayah perang," tegas dia. 

Menurut Kocu, pihaknya bertanggung jawab atas aksi tersebut.

Editor : Rizky Agustian

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: