Trauma Penembakan KKB, 6 Guru dan Tenaga Medis di Beoga Dievakuasi ke Timika

Antara ยท Rabu, 14 April 2021 - 22:34:00 WIT
Trauma Penembakan KKB, 6 Guru dan Tenaga Medis di Beoga Dievakuasi ke Timika
Enam warga terdiri atas guru dan tenaga medis dievakuasi menggunakan pesawat dari Distrik Beoga ke Timika, Papua, Rabu (14/4/2021). (Foto: Antara)

JAYAPURA, iNews.id – Enam warga yang berprofesi guru dan tenaga medis di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua dievakuasi ke Timika, Rabu (14/4/2021) sore. Mereka trauma dengan teror penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang telah menewaskan dua guru.

Keenam warga itu dievakuasi ke Timika dengan menggunakan pesawat milik Smart Air. "Memang benar ada enam warga sipil yang diterbangkan ke Timika sekitar pukul 15.10 WIT," kata Kapolsek Beoga Ipda Ali Akbar.

Dia menjelaskan, keenam warga yang diungsikan itu adalah guru dan tenaga medis beserta anak balitanya. Mereka dievakuasi untuk menghilangkan trauma terhadap insiden yang mereka alami dampak ditembaknya dua orang guru oleh KKB.

"Enam warga yang diungsikan itu terdiri atas dua orang guru, dua orang suster beserta dua anaknya dan pelajar," ujar Ipda Ali Akbar.

Warga Beoga, Maria mengaku persediaan makanan makin menipis khususnya beras sehingga mereka mengurangi konsumsinya. "Yang terpenting masih ada makanan walaupun sudah sangat terbatas," kata Maria. 

Dia berharap dapat segera keluar dari Beoga untuk menenangkan diri sementara. "Saya sangat berharap bisa dievakuasi keluar dari Beoga untuk sementara waktu," ucap Maria.

KKB sebelumnya menembak dua orang guru hingga tewas di Beoga yakni Oktovianus Rayo yang ditembak Kamis (8/4/2021) dan Yonatan Renden ditembak Jumat (9/4/2021).

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: