Warga Paniai Enggan Kembalikan Senjata Api Polisi yang Dirampas, Kapolda Papua: Tidak Apa-Apa

Antara ยท Kamis, 21 Mei 2020 - 10:55 WIB
Warga Paniai Enggan Kembalikan Senjata Api Polisi yang Dirampas, Kapolda Papua: Tidak Apa-Apa
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw bersama Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab. (Foto: Antara).

TIMIKA, iNews.id - Warga Ndeotadi di Kabupaten Paniai, Papua, diminta segera mengembalikan tiga pucuk senjata api laras panjang yang dirampas dari Pospol 99. Dari hasil komunikasi sementara, mereka masih bersikeras mengamankan senjata inventaris petugas di pos tersebut.

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, sudah berkomunikasi dengan tokoh masyarakat di sana agar dapat membujuk mereka yang merampas senjata polisi.

"Tapi sementara mereka masih bersikeras (tidak mau kembalikan). Tidak apa-apa, kami akan terus mencoba upaya-upaya pendekatan persuasif," kata dia di Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Kamis (21/5/2020).

Sementara kondisi anggota polisi yang terluka, Briptu Kristian Pailing, saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Nabire. Keadaanya sudah makin membaik, dan diharapkan segera pulih agar bisa membantu penyelidikan kasus ini.

Kapolda bersama Pangdam Cenderawasih, Mayjen Herman Asaribab sudah mendatangi TKP di Kampung Ndeotadi, Distrik Bogobaida untuk menjaga situasi kondusif.

"Saya bersama Bapak Pangdam XVII ke sana untuk menjaga anggota kami di lapangan agar tidak melakukan upaya-upaya yang bisa saja terjadi salah sasaran. Kami bersyukur sampai sekarang situasi di sana terkendali," katanya.

Sebelumnya sekelompok orang menyerang Pospol 99 di Ndeotadi, Kabupaten Paniai, Jumat (15/5/2020) malam. Dalam insiden ini, seorang anggota polisi mengalami luka bacok dan tiga pucuk senjata api dirampas massa.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal