2. Anti-bakteri
Tingginya kadar tannin yang terdapat pada tumbuhan ini dapat berfungsi sebagai antibakteri, terutama dalam organ pencernaan. Dengan meminum rebusan sarang semut, dapat menghentikan diare dalam waktu singkat.
Hal ini karena kandungan tannin dalam sarang semut efektif dalam melumpuhkan bakteri membahayakan dalam saluran pencernaan.
3. Anti-virus
Senyawa Flavonoid memiliki potensi dalam berikatan dan merusak RNA dari SARS CoV-2, sehingga menjadi kandidat obat C Covid-19. Flavonoid yang berpotensi unuk dikembangkan menjadi profilaksis atau terapi melawan penyakit Coronavirus 2019.
4. Pengawet alami ikan
Dalam jurnal terbaru yang ditulis Yuliandri tahun 2019, ekstrak sarang semut dapat menghambat pertumbuhan bakteri potensial yang terdapat pada ikan, yaitu Escherichia coli, Vibrio parahaemolyticus dan Listeria monocytogenes.
Penelitian ini mengungkap peran sarang semut dalam menghambat pertumbuhan bakteri pada ikan. Dengan demikian, ikan dengan perlakuan pencelupan rebusan sarang semut sebelum penyimpanan, memiliki umur simpan dan daya tahan lebih lama.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait