Kapolsek Sentani Timur Iptu Yohan Ongge saat ekspos kasus pembunuhan dan pemerkosaan. (Foto : Humas Polda Papua)
Donald Karouw

JAYAPURA, iNews.id - Kasus pembunuhan sadis diungkap keji Polsek Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua. Korban perempuan muda berinisial NY (27) tewas dibunuh dengan 22 luka tusukan senjata tajam dan hantaman benda keras di kepala.

Pelakunya yakni pria berinisial YH (35) yang merupakan residivis kasus pembunuhan. Dia diamankan di Danau Sentani, tepatnya di Telaga Maya, Kamis (23/6/2022).

Kapolsek Sentani Timur Iptu Yohan Ongge mengatakan, kronologi kejadian bermula saat pelaku dan beberapa teman mengonsumsi miras dekat kantor SAR Hawai Sentani akhir Mei lalu. Selanjutnya pelaku YH bersama seorang saksi menggunakan motor menuju Pasar Lama Sentani dan mendapati korban sedang berdiri seorang diri.

Setelah berbincang, ketiganya berboncengan motor dan korban membeli minuman keras jenis Wisky Robinson. Lalu mereka berkendara melewati Jalan Komba menuju Dapur Papua di Wafenambhele, Kampung Nendali.

Ketika sampai di pertigaan, saksi menurunkan pelaku dan korban di pinggir jalan. Mereka kemudian berjalan menuju TKP tidak jauh dari pertigaan Jalan Dapur Papua sambil menenggak miras bersama.

Tak lama berselang, korban minta diantar kembali ke Pasar Lama. Karena terlalu jauh dan dalam pengaruhi miras, pelaku tidak mau sehingga terjadi pertengkaran.

"Saat itulah terjadi penusukan terhadap korban di bagian punggung sebanyak 2 kali menggunakan badik. Tidak sampai di situ, pelaku kembali menusuk kedua paha korban sebanyak 20 kali sehingga total 22 kali luka tusukan," ujar Kapolsek, Jumat (24/6/2022).

Akibat tusukan tersebut, korban lemas dan jatuh terkapar. Saat itulah pelaku melancarkan aksi bejat dengan menelanjangi korban hingga bugil. Setelah puas memerkosa, pelaku memasukan batu ke dalam kemaluan korban sehingga membuatnya yang dalam kondisi sudah sekarat menjerit kesakitan.

"Karena menjerit, pelaku mengambil kayu lalu memukul korban kurang lebih 10 kali. Melihat korban tak sadarkan diri dan banyak mengeluarkan darah, dia langsung pergi meninggalkan korban dengan menumpangi kendaraan yang sedang melintas," katanya.

Setelah penyelidikan selama sebulan, petugas gabungan Polsek Sentani Timur dan Polres Jayapura akhirnya menangkap pelaku YH.

“Pelaku YH ini residivis kasus yang sama, yakni pembunuhan tahun 2017 di Kleoublouw, Kampung Asei Kecil,” katanya.

Atas perbuatanya, pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP subsider 351 ayat 3 dan Pasal 291.

“Saat ini pelaku sudah kami tahan di Polsek Sentani Timur," ucapnya.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT