5 Polisi di Mimika Positif Corona, Masuk Klaster Tembagapura dan Lembang

Antara ยท Rabu, 03 Juni 2020 - 11:55 WIB
5 Polisi di Mimika Positif Corona, Masuk Klaster Tembagapura dan Lembang
Polisi bertugas mengawal kebijakan PSDD di Jayapura. (Foto: Antara).

MIMIKA, iNews.id - Lima anggota polisi di Polres Mimika terkonfirmasi positif virus corona. Para petugas ini diduga terpapar Covid-19 karena berhubungan dengan klaster Lembang dan Tembagapura saat sedang bertugas di PT Freeport Indonesia.

Kabag Ops Polres Mimika, AKP Andhika Aer, membenarkan ada lima anggota polisi yang terinfeksi Covid-19. Dia pun meminta petugas di lapangan dapat benar-benar menerapkan protokol kesehatan sesuai standar saat melayani masyarakat.

"Sampai sekarang ada lima orang anggota kami yang terkonfirmasi positif," kata AKP Andhika saat dikonfirmasi Rabu (6/5/2020) di Kota Timika, Kabupaten Mimika, Papua.

Dia menjelaskan, dari lima orang anggota, dua diduga berhubungan dengan Klaster Lembang, satu orang berhubungan dengan Klaster Tembagapura karena bertugas dalam tim pengamanan di PT Freeport Indonesia.

"Dua lagi belum lama ini terkonfirmasi positif," ujar dia.

Saat ini sebanyak 260 personel TNI dan Polri di Mimika dilibatkan untuk melakukan pengamanan pada 17 titik lokasi Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat (PSDD) di Kota Timika dan sekitarnya yang telah diberlakukan sejak 21 Mei hingga 4 Juni mendatang.

Para personel TNI dan Polri itu melakukan pengamanan di ruas-ruas jalan utama di Kota Timika bersama petugas Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Pengamanan dimulai pukul 14.00 WIT hingga pukul 20.00 WIT, dan dilanjutkan dengan kegiatan patroli malam dan razia pelanggar PSDD hingga pukul 06.00 WIT pagi hari.

"Kami selalu menyampaikan kepada anggota terutama yang bertugas di lapangan yang sering bersentuhan langsung dengan masyarakat, selalu menggunakan masker, jaga jarak pisik dan jarak sosial. Kami juga bekali mereka dengan hand sanitizer," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal