Keluyuran di Atas Pukul 14.00, 2.184 Warga Mimika Langsung Ikut Rapid Test

Nathan Making, Antara ยท Sabtu, 30 Mei 2020 - 08:35 WIB
Keluyuran di Atas Pukul 14.00, 2.184 Warga Mimika Langsung Ikut Rapid Test
Warga berkeliaran malam-malam ikut rapid test esok harinya. (Foto: iNews/Nathan Making).

TIMIKA, iNews.id - Sebanyak 2.184 pelanggar kebijakan Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat (PSDD) di Kabupaten Mimika, Papua, menjalani rapid test. Ada 190 orang di antaranya menunjukkan hasil reaktif virus corona.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Mimika melakukan rapid test kepada pelanggar pembatasan waktu beraktivitas selama sembilan hari terakhir, mulai dari 21 - 29 Mei 2020.

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Mimika, Reynold Ubra mengatakan, selama sembilan hari terakhir ada 2.184 pelanggar aturan PSDD. Dalam aturan tersebut warga dilarang keluar rumah di atas pukul 14.00 WIT sampai 06.00 WIT.

"Para pelanggar ini langsung menjalani rapid test. Ada sekitar 190 orang atau delapan persen dinyatakan reaktif," kata Reynold di Kota Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Jumat (29/5/2020) malam.

Pada hari ke-10 pelaksanaan PSDD di Kabupaten Mimika, Sabtu (30/5/2020), Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika akan menambah satu lagi lokasi screening rapid test yaitu di perempatan Mayon-Mile32 dan Kuala Kencana.

"Kami akan tempatkan satu tim kesehatan untuk melakukan rapid test kepada para pelanggar di perempatan jalan dekat Polsek Kuala Kencana," ujar dia,

Selain memeriksa para pelanggar, rapid test terus dilakukan terhadap orang-orang yang ditetapkan dalam status sebagai pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP) dan orang tanpa gejala (OTG).

"Kami masih punya persediaan rapid test sebanyak 9.500 unit yang dibeli oleh Pemda Mimika. Hari Minggu mendatang akan tiba lagi sebanyak 3.000 rapid test yang dipesan Pemda Mimika," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal