Aktivitas Warga di Jayapura Dibatasi hingga Jam 9 Malam, tapi Banyak yang Membandel

Antara ยท Kamis, 10 September 2020 - 13:55:00 WIT
Aktivitas Warga di Jayapura Dibatasi hingga Jam 9 Malam, tapi Banyak yang Membandel
Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Jayapura, Rustan Saru melakukan sidak terhadap pedagang di PTC Entrop. (Foto: Antara).

JAYAPURA, iNews.id - Aktivitas masyarakat di Kota Jayapura, Papua, kembali dibatasi untuk mencegah penularan Covid-19. Namun masih banyak pedagang yang membandel dan tetap berjualan hingga lewat pukul 21.00 WIT.

Temuan ini didapati Tim Satgas Penanganan Covid-19 Jayapura saat patroli keliling kota pada Rabu (9/9/2020) malam. Tidak sedikit pedagang yang belum tertib menaati peraturan tersebut.

"Tadi malam kami patroli. Sementara masih diimbau dan diberikan peringatan, tapi kalau masih membandel, akan kami akan bertindak tegas," kata Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Jayapura, Rustan Saru, Kamis (10/9/2020).

Menurut dia, sejumlah toko dan mal sudah mulai tertib. Namun banyak warung, kios dan pedagang kaki lima yang enggan mematuhi instruksi wali kota terkait penanganan Covid-19 ini.

Untuk memutus mata rantai penularan virus corona, pemerintah daerah akan tegas memberikan sanksi kepada para pelanggar aturan dan protokol kesehatan. Mulai dari hukuman sosial hingga denda uang.

"Untuk perorangan, bayar Rp200.000 atau kerja selama satu jam. Untuk toko atau usaha warga, akan dikenakan denda Rp500.000. Kalau melanggar lagi, akan kami cabut izin usahanya," ujar dia.

Masyarakat harus betul-betul disiplin dan taat aturan demi keselamatan bersama. Sebab bila warga tak patuh dengan peraturan ini, pandemi Covid-19 tidak akan berakhir.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Bagikan Artikel: