Cerita Pangdam XVIII Kasuari Tiba-Tiba Diadang Warga Kampung Mokwam Manokwari

Andi Mohammad Ikhbal ยท Rabu, 18 Agustus 2021 - 20:11:00 WIT
Cerita Pangdam XVIII Kasuari Tiba-Tiba Diadang Warga Kampung Mokwam Manokwari
Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa bersama warga Kampung Mokwam, Distrik Warmare, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. (Foto: Istimewa)

MANOKWARI, iNews.id – Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa mengalami kejadian mengejutkan di Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Dia tiba-tiba diadang warga Kampung Mokwam, Distrik Warmare, dalam perjalanan rangkaian kegiatan touring merah putih ke Pegaf.

Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa mengatakan, Sabtu (14/8/2021) itu, warga yang menghadang ternyata punya permintaan kepadanya. Dia diminta untuk memberikan bendera merah putih. Menjelang 17 Agustus, mereka belum juga memiliki bendera Merah Putih untuk dikibarkan.

Mereka berharap bisa segera mendapatkannya untuk dipasang di pohon pisang raksasa di kampung itu. Warga ingin memeriahkan HUT ke-76 Kemerdekaan RI.

"Bapak, kita mau minta bendera. Sudah dekat 17 Agustus, tapi kita belum dapat bendera merah putih yang nantinya kami ikat di pohon pisang raksasa. Kami berharap pisang ini nanti terkenal di Indonesia," kata salah satu warga saat itu, dikutip iNews.id dari situs resmi Kodam Kasuari, Rabu (18/8/2021).

Setelah bendera diberikan, warga tersebut langsung memanjat pohon pisang raksasa di kampung itu yang berada di pinggir hutan. Bendera merah putih pun berkibar di sana.

Pangdam Kasuari meminta kepada warga agar bendera yang diberikan dijaga baik-baik. Dia pun mengingatkan sebelumnya para leluhur dari tanah Papua banyak yang berjuang mengorbankan jiwa, darah dan air mata demi kemerdekaan Indonesia.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: