Cerita Pilot MAF yang Pesawatnya Dibakar KKB: 5 Orang Todongkan Senjata ke Arah Saya

Chanry Andrew Suripatty ยท Sabtu, 09 Januari 2021 - 10:31:00 WIT
Cerita Pilot MAF yang Pesawatnya Dibakar KKB: 5 Orang Todongkan Senjata ke Arah Saya
Pesawat MAF di Bandara Perintis, Kampung Pagamba, Distrik (Kecamatan) Mbiandoga, dikabar KKB, Rabu (6/1/2021) (Foto: Istimewa)

NABIRE, iNews.id - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau yang kerap mengklaim diri sebagai Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) membakar pesawat terbang milik Misionaris Aviation Fellowship (MAF) di Bandara Perintis, Kampung Pagamba, Distrik (Kecamatan) Mbiandoga, Rabu (6/1/2021). Sang pilot Alex Luferchek pun menceritakan detik-detik pesawat dibakar KKB.

Alex Luferchek, pria berkewarganegaraan Amerika Serikat tersebut menceritakan awal mula kejadian yang nyaris merenggut nyawanya saat bertugas di wilayah pedalaman Papua. Saat itu, Rabu (6/1/2021) dia mendapat tugas menerbangkan pesawat ke kampung Pagamba. 

Pesawat MAF CODIAK C100 yang dikemudikannya terbang dari Bandara Nabire membawa bahan makanan dan bantuan kemanusiaan untuk gereja setempat. Dalam penerbangan tersebut terdapat dua penumpang. Namun pada saat berada di atas bandara Pagamba Kabupaten Intan Jaya pesawat tidak dapat mendarat karena terkendala cuaca kabut sehingga Alex selaku  pilot memutuskan untuk kembali ke bandara Nabire guna mengisi bahan bakar dan akan kembali terbang  ke kampung Pagamba. 

Usai mengisi bahan bakar di Nabire, sekitar pukul 08.15 WIT, pesawat  kembali melakukan penerbangan menuju kampung Pagamba. Pada saat mendarat di bandara perintis, kampung Pagamba (koordinat 53M 686636 9597023) Alex menceritakan, tiba-tiba ada seorang Orang Tidak Dikenal (OTK) yang lari melintas di depan pesawat sambil meniup pluit dan tidak lama kemudian keluar segerombolan orang yang diduga kuat merupakan KKB.

"Mereka keluar dari samping bandara dan terlihat lima orang KKB menodongkan senjata ke arah saya (pilot) dan menyuruh saya turun dari pesawat, setelah saya turun dari pesawat mereka (KKB) memerintahkan untuk berjalan ke depan pesawat lalu disuruh duduk sambil melihat ke tanah," ujar Alex saat memberikan keterangan kepada pihak Satgas Gakum Polda Papua di Mapolres Nabire, Kamis (7/1/2021). 

Pada saat dirinya duduk di depan pesawat sambil menundukkan muka sekitar 15 menit datanglah pendeta dan beberapa masyarakat lalu memeluk Alex. Mereka meminta KKB untuk tidak melakukan tindakan kekerasan terhadap Alex.

"Setelah saya merasa aman saya mengangkat muka dan melihat mereka (KKB) sedang menurunkan Bama dari dalam pesawat dan setelah menurunkan bama, mereka (KKB) membakar bagian dalam pesawat," ujarnya.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2