Covid-19 di Mimika Nyaris Tembus 1.000 Kasus, Wabup Sebut Ini Sinyal Bahaya

Antara ยท Senin, 14 September 2020 - 12:25:00 WIT
Covid-19 di Mimika Nyaris Tembus 1.000 Kasus, Wabup Sebut Ini Sinyal Bahaya
Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob (Foto: Antara/Evarianus Supar)

TIMIKA, iNews.id - Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob menilai, lonjakan penularan Covid-19 di wilayahnya hampir mencapai angka 1.000 dalam waktu sebulan. Kondisi ini menunjukkan sinyal bahaya dan ancaman serius bagi warga setempat.

"Angka penularan Covid-19 di Mimika naik terus. Sekarang kumulatifnya sudah mencapai 985 orang," kata Wabup John di Kota Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Senin (14/9/2020).

Angka reproduksi efektif kasus sekarang satu berbanding tiga. Karena itu masyarakat harus berhati-hati dengan wabah tersebut, karena sudah menunjukkan sinyal bahaya.

John mengkritisi semakin melonggarnya penerapan protokol kesehatan dalam semua aspek masyarakat saat pemerintah daerah (pemda) menerapkan kebijakan new normal.

"Apakah kita harus kembali ke situasi di bulan April-Juni dengan memberlakukan pembatasan-pembatasan sosial supaya masyarakat bisa tertib?" ujar dia.

Menurutnya, saat ada kebijakan pembatasan sosial diperluas dan diperketat (PSDD) pada periode April hingga Juni petugas gencar melakukan penertiban, sehingga banyak warga patuh protokol kesehatan.

Pemerintah merasa serba salah dalam mengambil kebijakan saat situasi penularan Covid-19 terus meningkat sekarang ini. Sebab kebijakan new normal juga bertujuan agar warga bisa beraktivitas normal kembali.

"Apakah kita harus tutup lagi penerbangan atau kita harus batasi jam kerja lagi? Kan kita tidak mau, Kita mau ekonomi oke, kesehatan juga baik," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal