get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemda dan FKUB Mimika Raih Harmony Award, Penghargaan Nasional Kerukunan Umat Beragama

Danrem 172/PWY: Masih Banyak Pilot Terbangkan Pesawat ke Daerah Rawan di Papua

Senin, 20 Maret 2023 - 11:10:00 WIT
Danrem 172/PWY: Masih Banyak Pilot Terbangkan Pesawat ke Daerah Rawan di Papua
Danrem 172/PWY, Brigjen TNI JO Sembiring, menyebut masih banyak pilot yang menerbangkan pesawat ke daerah rawan di Papua hingga saat ini. (Foto: Istimewa)

JAYAPURA, iNews.id - Komandan Korem (Danrem) 172/PWY, Brigjen TNI JO Sembiring, mengatakan masih banyak yang menerbangkan pesawat ke daerah rawan di Papua. Pengoperasian pesawat itu bahkan dilakukan tanpa koordinasi dengan aparat keamanan.

"Masih banyak yang terbang dan nyelonong ke daerah yang tidak aman dan itu sedang dicermati," kata Brigjen TNI JO Sembiring, Minggu (19/3/2023).

Dia mengajak seluruh maskapai penerbangan agar menginformasikan rencana terbangnya. Sehingga bila ada informasi terkait keamanan di wilayah yang akan dituju, dapat segera ditindaklanjuti.

Dia menyatakan, hampir di setiap bandara ada kadis ops dan paskhas serta Polri. Maka bila ada perkembangan di suatu wilayah dapat segera diketahui. "Jangan bermain api," kata Sembiring.

Dia menyatakan, saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus penyerangan terhadap pesawat di sejumlah lokasi. Upaya itu diperlukan karena masyarakat di kawasan Pegunungan Papua sangat membutuhkan layanan penerbangan.

Karena itu, dia berharap masyarakat berani melapor bila terjadi sesuatu dengan menggunakan SSB yang ada di kampungnya. Sehingga dapat segera diambil tindakan.

"Penerbangan khususnya perintis sangat membantu masyarakat di Papua terutama di pegunungan," kata Sembiring.

Sementara itu, Ketua Ikatan Pilot Indonesia (IPI), Rama Noya, mengakui sejak Januari 2023 tercatat empat kasus gangguan keamanan terhadap penerbangan di Papua.

Editor: Rizky Agustian

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut