Dikawal Ketat TNI-Polri, Warga Kampung Banti Tembagapura Dipulangkan setelah 10 Bulan Mengungsi

Antara · Rabu, 20 Januari 2021 - 23:00:00 WIT
Dikawal Ketat TNI-Polri, Warga Kampung Banti Tembagapura Dipulangkan setelah 10 Bulan Mengungsi
Warga Kampung Banti dipulangkan ke Distrik Tembagapura dengan pengawalan ketat TNI-Polri. (Foto: Antara)

TIMIKA, iNews.id - Sebanyak 137 jiwa warga Kampung Banti 1, Banti 2 dan Opitawak mulai Rabu (20/1/2021) dipulangkan ke kampung halaman mereka di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika. Mereka selama 10 bulan terakhir mengungsi ke Timika akibat diteror kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Konvoi bus yang mengangkut warga Banti dan Opitawak pulang ke Tembagapura itu dikawal ketat aparat gabungan TNI-Polri bersenjata lengkap mengingat di sepanjang rute Timika-Tembagapura selama ini rawan terjadi insiden penembakan oleh orang tak dikenal.

"Tim kami dari Pemda Mimika juga ikut mendampingi masyarakat yang kembali ke kampung mereka. Juga ada Kapolsek Tembagapura, Danramil Tembagapura serta Kepala Distrik Tembagapura," kata Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob.

Rombongan pengungsi yang terdiri atas orang tua, remaja dan anak-anak itu dipulangkan ke Tembagapura menggunakan lima armada bus PT Freeport Indonesia dari Markas Polres Mimika Jalan Agimuga, Mile 32, Distrik Kuala Kencana, Timika.

Johannes Rettob mengatakan, para pengungsi yang dipulangkan ke kampung halamannya itu terlebih dahulu mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Mimika bertempat di halaman Gereja Kingmi Jemaat Rehobot Mile 32 pada Selasa (19/1/2021).

"Untuk kloter pertama hari ini, sebanyak 137 orang warga Banti dan Opitawak yang sudah kami pulangkan ke Tembagapura. Freeport menyediakan enam armada bus, lima bus untuk mengangkut warga dan satu bus untuk membawa bahan kebutuhan pokok," kata John.

Menurut dia, jumlah warga tiga kampung itu yang mengikuti pemeriksaan kesehatan pada Selasa (19/1) sebanyak 148 orang, yang dinyatakan sehat sebanyak 146 orang, sementara dua orang lainnya dinyatakan tidak sehat sehingga belum bisa dipulangkan ke Tembagapura.

Beberapa warga lainnya tidak jadi diberangkatkan ke Tembagapura karena alasan tertentu.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2