Gempa M4,6 Guncang Manokwari, Begini Kepanikan Pejabat di Swiss-Belhotel

Chanry Andrew Suripatty · Rabu, 29 Juli 2020 - 23:45 WIB
Gempa M4,6 Guncang Manokwari, Begini Kepanikan Pejabat di Swiss-Belhotel
Sejumlah pejabat Pemprov Papua menyelamatkan diri saat gempa M4,6 mengguncang wilayah itu. (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

MANOKWARI, iNews.id - Gempa tektonik berkekuatan M4,6 mengguncang wilayah Manokwari, Papua Barat, Rabu (29/7/2020) sekitar pukul 15.07 WIT. Gempa tersebut membuat warga Manokwari berhamburan keluar rumah.

"Kakak, gempanya cukup kuat. Kami rasa sekali gempanya, makannya saya dan beberapa kawan lari keluar ruangan kantor. Kira-kira ada 5-7 detik," ungkap salah seorang warga Manokwari, Vic, Rabu (29/7/2020). 

Guncang gempa itu juga menyebabkan puluhan pejabat dan wartawan yang tengah mengikuti acara di Hotel Swiss-Belhotel, Manokwari pun berhamburan keluar ruangan untuk menyelematkan diri. 

Dari video amatir, terlihat saat gempa terjadi, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan diselamatkan oleh sejumlah ajudannya dan dievakuasi keluar ruangan hotel. 

Saat gempa melanda, Gubernur Papua Barat sedang memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah pejabat Forkompinda Papua Barat di hotel tersebut. 

"Tadi pas gempa itu, bapak (gubeernur) sedang memimpin rapat koordinasi persiapan pengumuman hasil penerimaan CPNS dan rapat penerimaan prajurit TNI AD yang memprioritaskan putra asli Papua," katanya.

Tak hanya gubernur, Pangdam Kasuari, Mayjend Ali Bogra dan sejumlah stafmya juga dievakuasi dari ruangan pertemuan di hotel tersebut. 

Kepala Balai Besar MKG Wilayah V Petrus Demon Sili, dalam siaran persnya, menyebutkan gempa berkekuatan M 4,6 itu tidak berpotensi tsunami. 

"Lokasi gempa berada pada koordinat 0.7 LS dan 134.32 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada 32 km timur laut Manokwari, Papua Barat, pada kedalaman 25 km." ungkap Petrus. 

Petrus menjelaskan, jenis dan mekanisme gempa bumi yang terjadi, gempa bumi terjadi pada wilayah berkedalaman dangkal.

"Gempa bumi di Manokwari dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi berkedalaman dangkal diakibatkan oleh aktivitas sesar lokal,” katanya. 


Editor : Kastolani Marzuki